METROBATAM, BATAM – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam terus mengintensifkan pembahasan. Setelah menggelar rapat sehari sebelumnya, Pansus kembali melanjutkan pembahasan pada Kamis (19/2/2026) bersama Tim Pemerintah Kota Batam.
Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Pansus, Muhammad Yunus SPi. Sejumlah anggota Pansus turut hadir dalam pembahasan lanjutan guna mendalami substansi ranperda secara pasal demi pasal.

Dari unsur Pemerintah Kota Batam, selain Tim Bagian Hukum, perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga hadir untuk memberikan masukan terhadap materi yang tengah dibahas.
Muhammad Yunus menegaskan, pihaknya menargetkan Ranperda LAM Kota Batam dapat dituntaskan dan disahkan pada tahun ini. Menurutnya, regulasi tersebut sangat penting untuk memperjelas serta memperkuat eksistensi LAM sebagai payung negeri dalam mendukung pembangunan dan pelestarian kebudayaan daerah.
“Kita targetkan dapat disahkan tahun ini. Mudah-mudahan pembahasan selanjutnya semakin memudahkan kita menyusun pasal demi pasal dalam ranperda ini,” ujar Yunus.
Ia menjelaskan, Perda LAM nantinya diharapkan dapat mengatur secara komprehensif hubungan lembaga tersebut dengan pemerintah daerah, hubungan dengan organisasi paguyuban, serta hubungan dengan zuriat Nong Isa. Regulasi ini juga diharapkan mampu mempertegas peran LAM dalam pembangunan Kota Batam, pelestarian kebudayaan daerah, dan pembinaan masyarakat adat.

Selain itu, Yunus menekankan pentingnya pemahaman bahwa LAM merupakan payung bagi seluruh paguyuban yang ada di Kota Batam. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu membangun Batam dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu.
“Kita tidak boleh melupakan bahwa keberagamanlah yang membuat kita kuat, sebagaimana semboyan negara kita Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran bahwa Batam adalah rumah dan kampung bersama yang harus dijaga kondusivitasnya demi kenyamanan dan keharmonisan seluruh warga. (**)














