METROBATAM.COM, MUARA BULIAN – Lapangan Garuda Muara Bulian mendadak penuh warna, Kamis (23/07/2026). Ratusan anak dengan seragam sekolah, guru, hingga jajaran pejabat Pemkab Batang Hari tumpah ruah dalam Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026.
Mengusung tema nasional “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan,” upacara berlangsung khidmat namun penuh semangat. Bupati Batang Hari, M. Fadhil Arief, SE bertindak langsung sebagai Pembina Upacara.
Dalam amanatnya, Bupati membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si.
Pesan Menteri itu tegas: Anak bukan hanya generasi penerus, tapi pemilik masa depan Indonesia yang wajib dijaga hari ini.
Untuk itu, ada 5 prinsip wajib yang harus dipegang semua pihak dalam mendidik dan melindungi anak Indonesia:
1. Ramah Anak: Menjamin keamanan dan menerapkan prinsip child safeguarding di setiap kegiatan anak.
2. Desentralisasi: Memberi keleluasaan bagi daerah untuk berkreasi sesuai kearifan lokal.
3. Apresiatif: Menghargai prestasi anak serta kiprah para pendidik dan pemerhati anak.
4. Partisipatif dan Kolaboratif: Melibatkan anak sejak tahap perencanaan hingga evaluasi program.
5. Berdampak: Memastikan setiap kegiatan benar-benar memberi manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak.
“Anak-anak Batang Hari adalah aset terbesar kita. Tugas kita bukan hanya menyayangi, tapi memastikan mereka terlindungi dan punya ruang untuk bermimpi setinggi langit,” ujar
Bupati Fadhil Arief dalam amanatnya.
Peringatan HAN ke-42 tingkat Kabupaten Batang Hari ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Batang Hari, para Asisten Setda, Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, seluruh Kepala OPD, serta peserta upacara dari berbagai sekolah.
Upacara ditutup dengan penampilan kreativitas anak-anak Batang Hari yang menjadi simbol harapan dan keceriaan masa depan daerah.
(Aspin)














