BUKITTINGGI, METROBATAM.COM – Wali Kota Bukittinggi bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau langsung progres pembangunan landscape Pustaka Daerah Bukittinggi, Senin (3/8/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menerima laporan bahwa progres pembangunan landscape Pustaka Daerah telah mencapai 86 persen. Berbagai fasilitas penunjang terus dilengkapi agar kawasan perpustakaan menjadi ruang publik yang nyaman, representatif, serta mampu mendukung peningkatan budaya literasi masyarakat Kota Bukittinggi.
Pemerintah Kota Bukittinggi menargetkan seluruh pekerjaan landscape dapat diselesaikan pada 24 Agustus 2026. Dengan penyelesaian tersebut, kawasan Pustaka Daerah diharapkan siap memasuki tahapan akhir sebelum diresmikan.
Wali Kota Bukittinggi menjelaskan, gedung perpustakaan ini nantinya akan diberi nama Pustaka Mr. Sjafruddin Prawiranegara, sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu tokoh bangsa asal Sumatera Barat yang memiliki jasa besar dalam sejarah perjuangan Indonesia, khususnya di bidang pemerintahan dan ekonomi.
Menurutnya, penamaan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat sosok Mr. Sjafruddin Prawiranegara sekaligus menumbuhkan semangat membaca, belajar, dan berkarya melalui fasilitas perpustakaan yang modern.
Pemerintah Kota Bukittinggi juga merencanakan peresmian Pustaka Mr. Sjafruddin Prawiranegara pada Desember 2026. Kehadiran perpustakaan ini diharapkan menjadi pusat literasi, edukasi, dan pengembangan pengetahuan masyarakat, sekaligus menjadi salah satu ikon baru Kota Bukittinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan terus dipercepatnya penyelesaian pembangunan, Pemerintah Kota Bukittinggi optimistis Pustaka Mr. Sjafruddin Prawiranegara akan menjadi fasilitas publik yang nyaman, modern, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam membangun budaya gemar membaca dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bukittinggi.
(Basa)














