Syukuran Hari Lalu Lintas ke-71, Polda Kepri Ajak Masyarakat Bangun Budaya Tertib dari Diri Sendiri

Keterangan gambar: Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin (dua dari kiri), memberikan tumpeng kepada Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Gathut Bowo Supriyono (dua dari kanan), saat acara syukuran peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Dataran Engku Putri Batam Center, Batam, Rabu (23/9/2026). /arsip Bidhumas Polda Kepri

METROBATAM.COM, BATAM – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar syukuran peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Dataran Engku Putri Batam Center, Kota Batam, Rabu (23/9/2026). Momentum ini dimanfaatkan jajaran kepolisian untuk memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat guna mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kepri.

Kegiatan bertema “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri” tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Kepri, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kepri, serta Kapolresta Barelang. Ratusan peserta yang terdiri dari komunitas ojek online (ojol), penggemar otomotif, pelajar, dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait turut memadati lokasi acara.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepri, Kombes Pol Gathut Bowo Supriyono, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa, peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara menjadi refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada publik.

“Presisi bukan hanya tentang teknologi, tetapi bagaimana kita bekerja secara tepat, memberikan pelayanan, mengambil keputusan, serta memberikan perlindungan dan penegakan hukum secara profesional dan berkeadilan,” ujar Gathut.

Bacaan Lainnya

Dorong Kesadaran Kolektif Keselamatan Jalan

Dalam arahannya, Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin menyampaikan bahwa, keterlibatan aktif masyarakat adalah kunci utama dalam menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Polisi tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya kesadaran dari para pengguna jalan.

Asep mengingatkan agar budaya tertib lalu lintas dibangun atas dasar kesadaran diri akan pentingnya keselamatan, bukan semata-mata karena kekhawatiran terhadap sanksi penilangan.

“Jangan tertib karena takut ditilang, tetapi tertib karena sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan kita bersama. Kecelakaan tidak mengenal jarak, jadi jangan pernah mengabaikan keselamatan meskipun hanya berkendara dalam jarak dekat,” tegas Asep.

Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi aturan dasar berkendara, seperti menggunakan helm standar, memastikan kelaikan kendaraan, mematuhi rambu-rambu, serta mematikan penggunaan telepon seluler saat memegang kemudi.

Atasi Balap Liar dan Jaga Fasilitas Publik

Selain kepatuhan individu, Polda Kepri menekankan pentingnya menjaga fasilitas umum penunjang lalu lintas dari aksi perusakan maupun pencurian. Terkait potensi gangguan ketertiban jalanan, Polda Kepri memastikan langkah pencegahan terhadap aksi balap liar dan aksi nekat di jalanan tetap menjadi prioritas melalui patroli terpadu berpola dinamis.

Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, media, hingga pengemudi ojol dan pelajar rangkaian acara diakhiri dengan penyerahan bantuan sosial kepada para pengemudi ojek online, pemotongan tumpeng, kuis interaktif, serta sesi makan bersama. (Ilh4m)

Pos terkait