METROBATAM.COM, PADANG – Universitas Dharma Andalas (Unidha) kembali melepas ratusan lulusan melalui Upacara Wisuda Sarjana dan Ahli Madya ke-60 Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Aula Hotel Truntum Padang, Sabtu (12/9/2026).
Sebanyak 287 wisudawan dan wisudawati dari 13 program studi resmi menyelesaikan pendidikan mereka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 51 lulusan berhasil meraih predikat dengan pujian atau cumlaude.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi para lulusan, tetapi juga keluarga, program studi, serta seluruh sivitas akademika Universitas Dharma Andalas.
Prosesi wisuda turut dihadiri unsur pemerintah daerah, LLDIKTI Wilayah X, Pembina, Pengawas dan Pengurus Yayasan Pendidikan Dharma Andalas, sejumlah mitra perbankan seperti Bank Indonesia, Bank BRI dan Bank Nagari, pimpinan perguruan tinggi, jajaran pimpinan Unidha, dosen dan tenaga kependidikan, alumni, orang tua wisudawan, lembaga kemahasiswaan, serta insan media.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Dharma Andalas, Prof. Dr. Novesar Jamarun, M.S., menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni untuk menandai berakhirnya masa studi. Lebih dari itu, wisuda merupakan bentuk pertanggungjawaban perguruan tinggi kepada masyarakat dalam menghasilkan sumber daya manusia yang siap berkarya, mengabdi maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Menamatkan studi di perguruan tinggi merupakan langkah awal bagi wisudawan dan wisudawati untuk memasuki realitas kehidupan sebagai pribadi yang mandiri, bertanggung jawab dan profesional,” ujar Rektor.
Dengan tambahan 287 lulusan pada periode ini, jumlah alumni Universitas Dharma Andalas kini mencapai 8.714 orang. Sementara jumlah mahasiswa aktif tercatat sebanyak 2.021 mahasiswa yang tersebar di 19 program studi.
Rektor menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan. Penghargaan juga diberikan kepada para orang tua dan keluarga yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Unidha.
Menurutnya, keberhasilan 51 lulusan meraih predikat cumlaude bukan semata-mata prestasi individu mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari capaian program studi dan institusi.
“Prestasi ini tentunya juga berkat dukungan semua pihak, dari Pembina, Pengawas, Pengurus Yayasan Pendidikan Dharma Andalas, LLDIKTI Wilayah X, para mitra serta dukungan para alumni,” ungkapnya.
Terus Kembangkan Program Studi
Dalam kesempatan tersebut, Novesar juga memaparkan perkembangan Universitas Dharma Andalas selama Tahun Akademik 2025/2026.
Saat ini, Unidha memiliki tiga fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Sosial dan Humaniora, serta Fakultas Farmasi, Sains dan Teknologi. Secara keseluruhan terdapat 19 program studi yang berada di bawah tiga fakultas tersebut.
Dari sisi kelembagaan, Universitas Dharma Andalas telah memperoleh akreditasi Baik Sekali.
Pengembangan akademik juga terus dilakukan melalui pembukaan sejumlah program studi baru, di antaranya S1 Desain Komunikasi Visual, Magister Ilmu Hukum, dan S1 Rekayasa Industri.
Selain itu, Unidha menargetkan pengembangan Program Studi D4 Kimia Industri pada Tahun Akademik 2027/2028.
“Cita-cita Universitas Dharma Andalas menjadi Perguruan Tinggi Unggul senantiasa menjadi prioritas program ke depan. Peningkatan akreditasi serta pengembangan SDM dosen melalui pendidikan lanjut, beserta riset dan pengabdian kepada masyarakat menjadi program prioritas utama,” jelas Rektor.
Perluas Jejaring Internasional
Kemajuan Unidha juga ditandai dengan semakin luasnya jaringan kerja sama yang dibangun, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Di luar negeri, Unidha menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, antara lain Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam Malaysia, Universiti Selangor, Sehan University, Mokpo Science University, Kyungdong University, Jungwon University, Busan Indonesia Center, INTI International University, Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), serta Prince of Songkla University Thailand.
Sementara di tingkat nasional, kerja sama dilakukan bersama sejumlah perguruan tinggi, instansi pemerintah, lembaga dan dunia usaha. Di antaranya Universitas Andalas, Politeknik Negeri Padang, Polda Sumatera Barat, Polresta Padang, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, PT Pertamina Patra Niaga AFT Minangkabau, PT Semen Padang, Yarsi Sumatera Barat, PKBI Daerah Sumatera Barat, BKKBN, BNN Sumatera Barat, BRIN, hingga PT Pegadaian.
Kerja sama internasional tersebut juga diwujudkan melalui berbagai program, seperti student mobility, associate fellow, pengabdian kepada masyarakat internasional, visiting lecturer, serta program akademik bersama perguruan tinggi di Malaysia dan Thailand.
Torehkan Sejumlah Prestasi
Di bidang kehumasan, Unidha juga mencatat sejumlah prestasi dalam Anugerah Humas Diktisaintek LLDIKTI Wilayah X.
Pada AHD 2025, Unidha meraih peringkat pertama kategori Pengelolaan Siaran Pers dan Majalah serta peringkat ketiga Pengelolaan Laman. Sementara pada AHD 2026, Unidha kembali meraih peringkat pertama untuk kategori Pengelolaan Siaran Pers.
Selain itu, Unidha meraih peringkat kedua sebagai Perguruan Tinggi Terbaik Penyelenggara Program Pembelajaran Digital Kolaboratif Tahun 2025.
Berbagai prestasi juga diraih dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa melalui hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, publikasi internasional yang direkognisi Scopus, program post-doctoral BRIN, Kampus Mengajar, Magang dan Studi Independen Bersertifikat, student exchange, kompetisi olahraga, kompetisi nasional hingga prestasi di tingkat internasional.
Lulusan Diminta Terus Belajar
Di hadapan para lulusan dan keluarga, Rektor mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan belajar. Dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga dibekali soft skill dan kemampuan beradaptasi.
Kemampuan komunikasi, Bahasa Inggris, berpikir kritis, kreativitas serta kemampuan berkolaborasi dinilai menjadi modal penting bagi lulusan dalam menghadapi berbagai tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.
Para lulusan Unidha juga diharapkan mampu menjadi problem solver ketika berada di tengah masyarakat. Selain itu, mereka didorong memiliki semangat menjadi entrepreneur maupun intrapreneur sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi institusi maupun lingkungan tempat mereka bekerja.
Dalam kesempatan itu, Rektor turut mengapresiasi Yayasan Pendidikan Dharma Andalas yang memberikan beasiswa yayasan sebesar 10 hingga 50 persen bagi mahasiswa baru.
Program tersebut melengkapi berbagai skema beasiswa lainnya, seperti KIP-K, Bank Indonesia, PT Pelindo, Bank Nagari, BRI, BAZNAS, PT Semen Padang, LAZ DAL Bank, beasiswa prestasi serta beasiswa bagi yatim piatu.
Kebijakan tersebut, kata Rektor, menjadi bagian dari komitmen Unidha untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Hal itu sejalan dengan motto Unidha bahwa “Tidak ada orang tidak mampu untuk kuliah di Universitas Dharma Andalas.”
Kepada 287 wisudawan dan wisudawati yang resmi menyandang gelar akademik, Rektor berpesan agar mereka senantiasa menjaga nama baik almamater dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Semoga anak-anak kami yang dilantik hari ini akan menjadi tonggak untuk kemajuan nusa dan bangsa,” harap Rektor.
Wisuda ke-60 tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Universitas Dharma Andalas untuk terus memperkuat komitmennya dalam membangun perguruan tinggi yang unggul, adaptif dan berdaya saing, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa dan negara. (AF)














