BATANG HARI, METROBATAM.COM – Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus mendorong inovasi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui peluncuran Aplikasi Rumah Bunda, yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan perlindungan perempuan dan anak, serta mempercepat penurunan angka stunting.
Aplikasi tersebut resmi diluncurkan oleh Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, SE, dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Batang Hari, Kamis (1/10/2026).
Peluncuran ini turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, SE, Sekretaris Daerah Mula P. Rambe, para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat beserta istri, pengurus TP-PKK tingkat kabupaten, kecamatan dan desa, serta para Kader Motivator Tangguh se-Kabupaten Batang Hari.
Dalam sambutannya, Bupati Mhd. Fadhil Arief menegaskan bahwa penguatan ketahanan keluarga menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, inovasi dan pemanfaatan teknologi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus berkomitmen untuk membuat terobosan dan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Salah satu fokus utama kita adalah penguatan ketahanan keluarga, perlindungan perempuan dan anak, serta percepatan penurunan angka stunting melalui penyelenggaraan Rumah Bunda yang integratif,” ujar Fadhil Arief.
Ia berharap kehadiran Aplikasi Rumah Bunda dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendampingi keluarga di seluruh wilayah Batang Hari.
“Melalui aplikasi ini, koordinasi antara OPD terkait, TP-PKK, dan para kader Motivator Tangguh di lapangan dapat berjalan lebih sinergis dan akurat dalam mendampingi keluarga-keluarga di Kabupaten Batang Hari,” tegasnya.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) atas kerja keras dalam menghadirkan inovasi digital tersebut.
Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan aplikasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, melainkan juga oleh keseriusan seluruh pihak dalam mengimplementasikannya.
Untuk itu, Fadhil Arief menekankan tiga hal penting. Pertama, sosialisasi aplikasi harus dilakukan secara masif agar seluruh Kader Motivator Tangguh di desa dan kelurahan mampu mengoperasikannya dengan baik.
Kedua, data yang dihimpun melalui aplikasi harus dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar pengambilan kebijakan, khususnya dalam intervensi program Keluarga Berencana dan percepatan penurunan stunting agar lebih tepat sasaran.
Ketiga, sinergi antara TP-PKK, kepala desa, lurah, camat, dan seluruh OPD harus terus diperkuat sehingga aplikasi tersebut benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, SE, menjelaskan bahwa pengembangan Aplikasi Rumah Bunda merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 33 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Rumah Bunda dan Perbup Nomor 42 Tahun 2022 tentang Motivator Tangguh.
Menurut Zulva, aplikasi ini diharapkan menjadi sarana yang efektif untuk memperluas akses edukasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mempermudah pemantauan berbagai program kesejahteraan keluarga secara real-time dan terintegrasi.
“Keberadaan aplikasi ini diharapkan menjadi sarana efektif dalam memberikan edukasi, pelayanan, serta pemantauan program kesejahteraan keluarga secara real-time dan terintegrasi,” tegas Zulva.
Peluncuran Aplikasi Rumah Bunda ditandai dengan seremoni peresmian oleh Bupati Batang Hari yang didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari.
Melalui inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap pendampingan keluarga dapat berjalan lebih terarah, koordinasi antarinstansi semakin kuat, serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka stunting dapat dilakukan secara lebih terukur.
(Aspin)














