Bensin Habis saat Kabur, Dua Jambret Dihajar Massa

Metrobatam, Batuaji – Apes dialami dua pelaku jambret Muhammad Ridwan dan Febri, warga Dapur 12 Sagulung, dihajar massa setelah ditangkap warga di sekitar Perumahan Genta Pos, Batuaji, Kamis (4/8). Kedua pelaku ditangkap warga setelah sepeda motor merek Honda CBR yang ditungganginya kehabisan bensin dalam pelarian, sementara korban terus mengejar mereka.

Informasi yang dihimpun, kedua pelaku menjambret handphone milik Dwi Irawan yang dibonceng Erik sewaktu mereka dalam perjalanan menuju SP Plaza mengendarai Honda Beat. Setibanya di depan Perumahan Puri Niaga, Jalan R Suprapto tiba-tiba kedua pelaku memepetnya kemudian merampas handphone Samsung S4 milik Dwi yang tengah asyik mengirim pesan singkat kepada temannya. Spontan korban kaget bersama dua temannya Erik dan Rivaldi. Tak terima begitu saja Erik langsung mengejar pelaku.

Bacaan Lainnya

“Yang ambil handphone itu Febri. Kami langsung kejar. Untung saja mereka kehabisan bensin di Genta Pos, makanya kami dapat mereka,” ujar Erik di Mapolsek Batuaji.

Ia menuturkan, pengakuan pelaku awalnya mengira Dwi adalah temannya. Sewaktu Erik mengejar pelaku, pelaku berkendara lambat. Namun setelah diteriaki jambret keduanya langsung tancap gas. Parahnya lagi, sewaktu mereka bertemu pelaku, Febri malah mengancam mereka dengan senjata tajam sehingga Erik langsung melawannya.

“Setelah jumpa dengan pelaku, Kami sempat diancam mereka (pelaku) pakai pisau. Saya langung tendang kemudian mereka berlari,” katanya.

Erik menyampaikan setelah keduanya kabur, warga sekitar yang mengetahuinya turut membantu mengejar pelaku. Tak lama kemudian warga mendapatkan keduanya sehingga babak belur dihajar massa. “Warga yang datang langsung menghajar mereka,” ujarnya.

Dwi menambahkan waktu berkendara ia sedang menghubungi temannya yang berada di SP Plaza. Ia mengaku belum berani pulang ke rumahnya lantaran handphone itu belum ditemukan. Pasalnya setelah pelakunya mengambilnya handphone itu tidak
diketahui keberadaannya.

“Handphone itu hilang, nggak tahu dibuang pelakunya atau disimpannya. Saya tak berani pulang ke rumah,” ujar Dwi.

Kanitreskrim Polsek Batuaji AKP M Said membenarkan dengan penangkapan kedua pelaku jambret. Ia menuturkan saat ini masih terus mengembangkan kasusnya.

“Sekarang kedua pelaku sudah di sel tahanan guna pemeriksaan lanjut. Yang jelas kami masi kembangkan,” ujar Said di ruangan kerjanya.(okezone)

Pos terkait