Teroris Serang Marina Bay Ditangkap, Kapolri Segera Bertemu Otoritas Singapura

Metrobatam, Yogyakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku telah berkomunikasi dengan otoritas Singapura terkait dengan 6 terduga teroris yang ditangkap di Batam. Para terduga teroris itu ditangkap sebelum melancarkan aksinya meluncurkan roket ke Marina Bay, Singapura.

“Mereka sudah menghubungi kita, menghubungi saya juga sudah. Minggu depan mereka akan datang ke Jakarta,” ucap Tito di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Sabtu (6/8).

Bacaan Lainnya

Tito juga mengatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki sidik jari dan paspor keenam orang tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengetahui jejak-jejak para terduga teroris itu.

“Kita juga akan selidiki melalui sidik jari dan ada paspor, nanti kita dalami apakah 6 orang ini pernah nyeberang ke sana (Singapura),” ucapnya.

Meskipun saat penangkapan tak ditemukan adanya roket, Tito mengatakan timnya tetap melakukan pendalaman terkait hal itu. Memang sebelumnya Tito juga mengungkap bahwa para terduga teroris itu baru sebatas berencana meluncurkan roket dan belajar membuat roket itu dari Bahrun Naim yang telah bergabung dengan ISIS.

“Kita melakukan pendalaman terus sampai kita dapat bukti-buktinya. Kita sudah ikuti kelompok ini cukup lama, hampir dua bulan tiga bulan,” ucapnya.

Sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap 6 orang terduga teroris kelompok KGR alias Katibah Gigih Rahmat di wilayah Batam, Kepulauan Riau. Kelompok ini terkait dengan jaringan pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta dan Bahrun Naim. Mereka merencanakan untuk meluncurkan roket dari Batam dengan tujuan Marina Bay, Singapura. (mb/detik)

Pos terkait