Bisnis Prostitusi ‘Bandung Agency’ Bidik Kalangan Menengah Bawah

Metrobatam, Bandung – Jaringan prostitusi online yang menamakan dirinya Bandung Agency berhasil dibongkar oleh pihak kepolisian. Dalam menjalankan praktiknya, penyedia jasa layanan esek-esek ini menargetkan pelangganya dari kalangan menengah ke bawah (middle low).

Jaringan Bandung Agency kerap menjajakan pekerja seks komersial (PSK) di kota-kota besar di Indonesia, seperti Jabodetabek, Bandung, Bali, Jambi, Malang, Medan, Kalimantan, Surabaya, Purwokerto dan Yogyakarta.

Bacaan Lainnya

“Ini bisnis prostitusi kalangan menengah ke bawah,” kata Wadirkrimsus AKBP Diki Budiman, didampingi Kasubdit 2 Ditreskrimsus, AKBP Handrio, saat di temui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (1/9).

Dalam setiap transaksinya, kedua pelaku, NNU (25) warga Jakarta Selatan dan MIR (21) warga Kota Bandung?, memasang tarif Rp1,5 hingga Rp5 juta rupiah, untuk paket short time, dan Rp-7-Rp8 Juta untuk full day atau long time.

“Ada pun yang didapat dari transaksi itu, pemilik Bandung Agency atau tersangka ini mendapatkan 30 persen dari setiap transaksi,” kata Diki.

Jaringan Bandung Agency ini sudah setahun belakangan melakukan bisnis esek-esek ini. Dalam pengungkapan ini, lanjut Diki, pihaknya mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya, enam unit telefon genggam, beberapa buku tabungan, ATM, kondom dan alat bantu seks. (mb/okezone)

Pos terkait