Tak Punya Uang, Bule Asal Jerman Ngemis di Bali

Metrobatam, Bali – Bule berkebangsaan Jerman bernama Benjamin Holst, sudah dua pekan terpaksa mengemis di Pulau Dewata Bali. Dengan mengenakan kaos berwarna putih lusuh dan bercelana hitam, pria bertubuh tambun itu duduk di bawah terik sinar matahari, di lampu merah Jalan Raya Kuta, Legian, Badung.

Sambil memegang mangkok bekas mi instan, ia berharap belas kasih para dermawan yang melintas di hadapannya. Benjamin mengaku, ia rela menjadi pengemis untuk mendapatkan uang agar dapat pulang ke negaranya.

Bacaan Lainnya

“Saya tidak memiliki uang sepeserpun untuk pulang ke negara saya. Jadi saya seperti ini, butuh uang banyak untuk ke Jerman,” kata pria yang akrab disapa Ben tersebut saat ditemui di lokasi, Jumat (9/9).

Dia menambahkan, pihak konsulat Jerman tidak membantunya untuk dapat pulang. Untuk itu, Ben berharap bantuan masyarakat di Bali yang bisa memberinya sedikit rupiah untuk dikumpulkan agar bisa pulang ke Jerman.

“Mereka tidak mau membantu, mereka tidak memberi saya 1.000 euro untuk pulang,” ujar dia.

Terlebih, kondisi Benjamin dengan penyakit Chikungunya atau kaki gajah yang dideritanya membuat ia tidak bisa berjalan dengan baik. “Saya kena kaki gajah, kondisi saya seperti ini pun mereka tidak membantu,” tutupnya.(mb/okezone)

Pos terkait