Demokrat Minta Nurdin Ikut Campur Pilih Cawagub

Metrobatam, Tanjungpinang – Partai Demokrat mendesak Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun ikut campur dalam pemilihan calon wakil gubernur, karena sulit diselesaikan oleh partai pengusung.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Kepri Husnizar Hood, di Tanjungpinang, Rabu (5/10), mengatakan campur tangan Gubernur Nurdin dibutuhkan untuk menentukan siapa figur yang diinginkan sebagai cawagub.

Bacaan Lainnya

“Jangan didiamkan, jangan terkesan cuci tangan. Ini permasalahan serius, yang harus diselesaikan,” ucapnya, yang juga Wakil Ketua DPRD Kepri.

Husnizar mengatakan Nurdin juga menjabat sebagai Ketua Partai Demokrat Kepri, salah satu partai yang mendukung HM Sani-Nurdin Basirun saat Pilkada Kepri 2015. Artinya, dengan kondisi itu Nurdin memiliki kepentingan besar terhadap pemilihan cawagub.

Campur tangan Nurdin dibutuhkan lantaran pengurus partai pengusung di Kepri tidak memiliki kewenangan besar memutuskan siapa cawagub. Pengurus wilayah hanya merekomendasikan siapa nama cawagub, sementara keputusan menjadi kewenangan pengurus pusat.

“Kalau masing-masing partai pengusung memutuskan nama cawagub yang berbeda, kan menjadi repot, sulit didapatkan keputusan,” ucapnya.

Nurdin cukup mengingatkan kepada pengurus Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Persatuan Pembangunan bahwa pemilihan cawagub ini sebagai lanjutan dari perjuangan yang diperoleh dari hasil pilkada setelah HM Sani meninggal dunia.

“Partai pengusung sekarang bingung harus bagaimana, karena gubernur tidak mengambil sikap,” katanya.

Ketika ditanya apakah Partai Demokrat sudah memutuskan Isdianto, adik kandung HM Sani yang menjabat sebagai Kepala Dispenda Kepri, dan Agus Wibowo, Ketua Partai Demokrat Bintan, Husnizar mengatakan baru mendengar informasi tersebut.

“Saya baru mendengarnya dari Apri Sujadi (Ketua Partai Demokrat Kepri), belum lihat surat keputusannya. Kemungkinan siang ini rapat terkait permasalahan itu,” ujarnya.

Sementara terkait muncul dukungan terhadap Surya Respationo, Ketua DPW PDIP Kepri yang juga mantan Cagub Kepri pada Pilkada Kepri 2015, Husnizar mengatakan informasi itu juga mempersulit partai pengusung mengambil sikap.

“Ini ada informasi bahwa partai pengusung memiliki lebih dari dua nama cawagub yang akan diusulkan kepada DPRD Kepri. Ini menjadi sulit bila gubernur tidak mengambil sikap,” katanya.

Husnizar juga merasa gerah karena merasa pengurus Partai Demokrat dikejar-kejar berbagai pihak yang memiliki kepentingan terhadap suksesi cawagub, padahal masih ada empat partai lainnya. “Coba tanya kepada empat partai lainnya, yang mengusung Nurdin saat pilkada,” katanya. (mb/antara)

Pos terkait