Mendagri Teken SK Pemecatan 100 PNS Kemendagri

Metrobatam, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengaku telah menandatangani Surat Keputusan (SK) pemberhentian sekira 100 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan kementeriannya.

Tidak hanya pemecatan, Tjahjo juga meneken SK penurunan pangkat bagi PNS yang dianggap berperilaku tidak baik.

Bacaan Lainnya

“Saya sudah banyak bikin SK, SK pemecatan, SK penurunan pangkat, SK pemberhentian secara tidak hormat. (Dipecat dan diturunkan pangkatnya), karena kelakuan enggak baik,” kata Tjahjo di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (6/10).

Lebih lanjut Tjahjo menjelaskan, bagi PNS yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi, maka pemecatannya menunggu putusan inkrah dari pengadilan. Hal ini seperti terjadi pada Mantan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Irman, yang tersangkut kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Kini, kasus tersebut tengah diproses di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ya kalau sepanjang tidak OTT (Operasi Tangkap Tangan), kami menunggu sampai inkrah dong, kan tetap asas praduga tidak bersalah. Kayak satu dirjen kami, kan menunggu proses hukum dulu, kan belum ada putusan,” jelasnya.

Kasus korupsi e-KTP yang terjadi saat kepemimpinan Gamawan Fauzi ini diketahui juga melibatkan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Sugiharto.

“(Irman dan Sugiharto) langsung berhenti. Tapi tidak kami pecat karena menunggu proses hukum. Kasus e-KTP ini kan sedang proses, tetap asas praduga tak bersalah,” tukas Tjahjo. (mb/okezone)

Pos terkait