Asyik Dugem, Oknum Pejabat Disdik Kota Batam Diamankan BNNP Kepri

Metrobatam, Batam – Seorang oknum pejabat dinas Pendidikan Kota Batam diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri. Pria berinisial Rm itu diduga mengonsumsi narkoba di ruang VIP Diskotik Sphinx Nagoya Batam.

“Saat di razia, yang bersangkutan bersama satu rekannya di temani tiga PR (public relations) wanita,” kata Kabid Berantas BNNP Kepri Akbp Bubung Pramiadi, Kamis (17/11).

Read More

Saat menggeledah ruangan dan memeriksa kelimanya, petugas tidak mendapatkan barang bukti narkoba. Namun, saat di periksa tiga orang PR wanita positif menggunakan narkoba. “Rm dan rekannya tidak terbukti menggunakan narkoba, hasilnya negatif,” jelas Bubung.

Saat terbukti positif mengkonsumsi narkoba, ke tiga PR langsung dibawa ke kantor BNNP Kepri di Batubesar Nongsa bersama Rm dan rekannya untuk dimintai keterangan.

“Tiga PR yang positif sedang menjalani rehabilitasi di BNNP Kepri, sedang kan Rm dan rekannya Kami kembalikan ke rumahnya ke esokan harinya karena tidak terbukti menggunakan narkoba,” kata bubung.

Rm dan rekannya langsung di perbolehkan kembali ke rumahnya karena petugas tidak menemukan barang bukti narkoba dari keduanya. “Kita tidak berani menahan seseorang lebih dari 1X24 jam, jika ia tidak terbukti bersalah,” katanya.

Jika oknum pejabat tersebut positif setelah di cek oleh tim doketer, sambungnya, tentunya pihaknya tidak akan melepaskan begitu para pecandu narkoba.

“Tentunya akan sama dengan masyarakat biasa, hukuman dan penyidikan akan tetap terus berjalan sesuai undang-undang jika terbukti bersalah,” pungkasnya.

7 Satpol PP Positif
Sebanyak 7 dari 110 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Labuhanbatu dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah BNN Kota Tanjung Balai membeberkan hasil tes urine yang digelar untuk personel Satpol PP Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Rabu (16/11).

Kepala BNN Kota Tanjung Balai, Saharuddin Bangko mengatakan, semua yang positif narkoba adalah pegawai kontrak. “Tujuh personel yang terbukti positif itu menggunakan narkoba jenis sabu dan ekstasi. Tindakan yang dilakukan adalah menyerahkan hasil tes urine tersebut kepada Kepala Satpol PP Labuhanbatu,” jelas Saharuddin, Kamis (17/11).

Menurutnya, BNN Tanjungbalai akan memberikan assessment kepada Kepala Satpol PP Labuhanbatu untuk mengetahui kadar ketergantungan penggunaan narkoba personel Satpol PP yang positif narkoba.

“Mereka akan dilakukan assessment. Kalau ringan bisa rawat jalan dan kalau berat akan dirawat inap,” ucap Saharuddin.

Terpisah, Kasat Pol PP Pemkab Labuhanbatu, Aminullah Haris Nasution, tidak bersedia membeberkan nama tujuh personel Satpol PP yang positif menggunakan narkoba tersebut.

“Identitasnya jangan dibeberkan, malu anggota nanti. Untuk sanksi itu kembali pada Pak Bupati lah,” jelas Aminullah. (mb/okezone)

Related posts