Disebut ‘Bekas Anak’, Chef Aiko Laporkan Robbi Abbas ke Polda Jaya

Metrobatam, Jakarta – Chef Aiko akhirnya melaporkan Robbi Abbas ke pihak yang berwajib. Ia mengatakan ingin membuat jera mantan mucikari yang menyebut dirinya sebagai “bekas anak”.

“Ini bukan sekali dua kali dia lakukan. Mungkin kali ini adalah langkah yang tepat untuk memberikan efek jera pada dia,” tegas Aiko sata ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (24/11).

Read More

Sebelumnya, Robbi sempat membuka masa lalu Tyas Mirasih dan Sinta bachir. Tak tanggung-tanggung Obbi juga membeberkan tarif kedua artis itu saat disebutnya ikut terlibat dalam prostitusi artis.

Sinta dan Tyas tidak pernah menggubris pernyataan mantan mucikari itu. Aiko merasa geram dan tidak terima namanya dijelekkan. “Ya seperti itu ada kata, udah tahulah siapa saja yang diginiin, bukan cuma saya. Ini biar efek jera dia,” ujarnya.

Obbi sendiri sudah meminta maaf atas tindakannya menyebarkan masa lalu Aiko di media sosial. Akan tetapi, pria yang berperilaku kemayu itu mengatakan semua yang diucapkannya tentang Aiko adalah fakta.

Ssehari sebelumnya Aiko menggelar jumpa pers di Kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Rabu (23/11) malam, Aiko didampingi dengan kuasa hukumnya Krisna Murti.

“Hari ini kami resmi menerima kuasa dari Aiko, intinya mendampingi untuk membuat laporan ke polisi besok terkait ucapan Robbi Abbas yang menyebar fitnah yang tersebar luas. Klien kami rapat dengan keluarga besar untuk dilanjutkan ke ranah hukum,” ucap Krisna kepada awak media.

Aiko tidak terima dirinya disebut kerja di panti pijat dan ‘bekas anak’. Dikatakannya itu semua adalah fitnah. “Itu semua fitnah, tidak benar!” tegas Krisna.

“Kita tahu sebelum kasus ini, dia pernah tertangkap. Ada list nama di situ, tidak ada nama saya. Kenapa dia mulai ini semua, motifnya apa? Itu pemerasan dan ada di transkrip full yang kita pegang,” timpal Aiko.

Chef yang juga merupakan model itu mengaku punya banyak bukti. Aiko percaya diri, ia menjamin dirinya tidak terlibat dalam pekerjaan ‘plus-plus’ yang dikendarai Obbi terdahulu.

“Hp-nya disita oleh penyidik kalau ada komunikasi dengan Aiko yang aktif, pastinya Aiko dipanggil dong. Tapi sampai divonis Aiko tidak pernah jadi saksi di pengadilan,” tambah Krisna.

“Dia bilang tahun 90-an kenal saya, saya lahir tahun 1989. Berarti kenalnya saat saya satu tahun. Logikanya gimana? Saya di Jakarta saja tahun 2000-an,” tegas Aiko.(mb/detik)

Related posts