Keji, Anggota DPRD Bandar Lampung Dimutilasi dalam Keadaan Hidup

Metrobatam, Bandar Lampung – Kasus mutilasi terhadap anggota DPRD Bandar Lampung, M Pansor, diduga dilakukan saat korban masih dalam keadaan hidup usai ditembak oleh tersangka berinisial Brigadir MA.

Berdasarkan hasil forensik Puslabfor Mabes Polri terhadap potongan tubuh M Pansor, Kasubdit III Jatanras Polda Lampung AKBP Ruli Andi Yunianto mengatakan, diduga korban dimutilasi dengan kondisi masih hidup. Karena, ketika dimutilasi darah korban masih mengalir.

Read More

“Dari dokter disebutkan darah masih mengalir, berarti masih hidup atau pingsan,” kata Ruli, Kamis (24/11).

Ruli menambahkan, diduga pula M Pansor dimutilasi di dalam mobil ketika Brigadir MA pulang ke rumah usai menembak korban di Lapangan Tembak Sukarame.

Dugaan itu berdasarkan bukti bercak darah yang menempel di bagian depan, tengah, dan belakang mobil. Menurutnya, jika hanya ditembak, darah korban tidak mungkin menyebar ke tiga bagian mobil itu.

“Dari saksi yang mencuci mobil, mulai dari depan sampai belakang itu ada darah. Kalau hanya ditembak, tidak mungkin muncrat ke mana-mana darahnya,” katanya.

Sebagaimana diketahui, M Pansor ditemukan tewas dalam keadaan termutilasi di Desa Tanjungkemala, Martapura, Sumatera Selatan, pada 19 April 2016. Mulanya identitas M Pansor tidak bisa diketahui karena jenazah tidak bisa dikenali.

Namun, setelah keluarga melakukan tes DNA, identitas M Pansor terungkap. Dua tersangka itu pun terungkap setelah kepolisian melakukan penyelidikan selama tiga bulan. (okezone)

Related posts