Relawan Jokowi Laporkan Ahmad Dhani ke Polisi

Metrobatam, Jakarta – Musisi Ahmad Dhani dilaporkan oleh kelompok relawan Presiden Joko Widodo ke Polda Metro Jaya. Dhani dianggap telah menghina Presiden Jokowi.

Dari pantauan di Metri Jaya, Minggu (6/11), perwakilan kelompok relawan itu tiba di sekitar pukul 23.30 WIB. Ada dua kelompok relawan yang membuat laporan yakni Projo dan Laskar Rakyat Jokowi (LRJ).

Read More

Ada sekitar 15 orang yang datang. Mereka mengaku melaporkan Ahmad Dhani karena musisi tersebut dianggap telah menghina Presiden Jokowi saat aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta pada 4 November kemarin.

“Atas desakan beberapa kawan yang banyak sekali dari Projo dan Laskar Rakyat Jokowi (LRJ), karena mereka menyaksikan demo 4 November saat Ahmad Dhani melakukan orasi terbuka,” kata Ketua Umum LRJ Riano Oscha sebelum melakukan pelaporan di Reskrim Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta.

Hingga, Senin (7/11) pukul 00.15, perwakilan relawan tersebut masih berada di Reskrim Polda Metro Jaya. “Kami bawa bukti rekaman dan audio visualnya sebagai bukti awal untuk melengkapi bukti-buktinya,” kata Riano.

Riano menyebut dalam orasi terbuka itu Dhani telah menghina Presiden Jokowi. Dalam rekaman video, mereka mendengar banyak kata-kata binatang yang ditujukan kepada orang nomor satu di Indonesia itu.

“Secara terbuka dalam orasinya Ahmad Dhani mengatakan ‘an**ng presiden’, ‘b**i presiden’ (menyebut nama binatang-red). Kami relawan Pak Jokowi-JK tersinggung sekali oleh public speaking yang buruk sekali,” tegas dia.

Untuk itu mereka melaporkan calon wakil bupati (cawabup) Bekasi itu ke Reskrim Polda Metro Jaya. Ahmad Dhani dituduh melanggar pasal 207 KUHP karena dianggap dengan sengaja menghina kepala negara di muka umum.

“Kita mengharapkan ada beberapa saksi dari daerah. Dari forda Sumatera Utara, Papua, Kalimantan,” sambungnya.

Tidak Takut
Di tempat terpisah Ahmad Dhani menegaskan, dirinya tak takut dengan relawan Jokowi dan sedang menyiapkan langkah hukum balasan. “Hari ini pukul 16.00 WIB saya ke Polda, kita akan melaporkan Projo yang kita duga melaporkan saya dengan bukti palsu,” kata Ahmad Dhani kepada detikcom, Senin (7/11).

Bukti Palsu yang dimaksud adalah video orasinya di depan Istana Negara yang diduga editan. “Mereka melaporkan saya dengan bukti video editan. Jadi saya punya video yang asli nanti akan dibandingkan, jelas kita akan melaporkan karena mereka menggunakan bukti palsu. Pasalnya sedang dicari,” kata suami Mulan Jameela ini.

Ahmad Dhani menuturkan dirinya tak takut siapa pun. Namun ia takut dibilang melanggar hukum.

“Karena saya orang yang takut melanggar hukum. Jadi apa yang dilakukan relawan Jokowi itu menganggu saya sebagai orang yang tidak pernah melanggar hukum. Selama ini nama saya bersih tidak pernah melanggar hukum,” tegasnya.(mb/detik)

Related posts