Simpan 1,5 Kg Sabu dan Ribuan Butir Pil Ekstasi, Dara Diancam Hukuman Mati

Metrobatam, Medan – Seorang ibu rumah tangga bernama Dara (25), warga Jalan Pulau Baru, Kelurahan Bagan Jawa Pesisir, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai dari sebuah rumah kos di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 7,5 Desa Sei Lama, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Kasat Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai, AKP Yunus Tarigan mengatakan, Dara ditangkap karena kedapatan menyimpan 14 paket narkoba jenis sabu-sabu dengan berat total 1,5 kilogram (kg) serta 9 bungkus plastik berisi 4.290 butir pil ekstasi.

Read More

Yunus mengaku proses penangkapan Dara berjalan cukup alot. Dara yang sudah dicurigai polisi berdasarkan laporan warga, sempat membuang bungkusan plastik transparan berisi sabu ke tanah. Ia pun berkelit tak mengakui jika bungkusan plastik berisi sabu-sabu yang berjarak 1 meter darinya itu sebagai miliknya. Namun polisi berhasil membuat Dara akhirnya mengaku.

Penangkapan Dara kemudian dikembangkan Polisi ke sebuah rumah kontrakan di Jalan Alwatoniah, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. Dari rumah tersebut ditemukan barang bukti berupa 14 bungkusan plastik transparan diduga narkotika jenis sabu dan lima bungkus plastik transparan diduga narkotika jenis pil ekstasi berlogo ‘f’ yang setelah dihitung sebanyak 2.420 butir, serta empat bungkus plastik transparan diduga narkotika jenis pil ekstasi berlogo ‘m’ yang setelah dihitung sebanyak 1.870 butir.

“Penangkapannya Senin 21 November 2016 kemarin. Selain barang bukti narkoba itu, kita juga mengamankan satu buah kotak besi, satu set gembok, satu set timbangan, dan satu unit ponsel milik tersangka,” ujar Yunus.

Yunus mengaku saat ini tersangka maupun barang bukti narkoba yang diamankan dari tersangka sudah berada di Mapolres Tanjung Balai. Polisi juga sudah memintai keterangan sejumlah saksi dan masih mengembangkan kasus ini.

“Untuk sementara yang bersangkutan kita jerat dengan pasal pada undang-undang narkotika dengan ancaman di atas lima tahun penjara hingga ancaman maksimal (hukuman) mati,” tukasnya.(mb/okezone)

Related posts