Suami Istri Penyuap Irman Gusman Terancam 5 Tahun Bui

Metrobatam, Jakarta – Pasangan suami istri Xaveriandy Sutanto dan Memi didakwa menyuap eks Ketua DPD Irman Gusman Rp 100 juta. Uang diberikan agar Irman membantu mengatur kuota pembelian gula impor dari Bulog Provinsi Sumbar melalui perusahaan mereka yang bernama CV Semesta Berjaya (SB).

Irman menyanggupi dan meminta fee Rp 300 per kg gula yang dibeli Xaveriandy dan Memi. Dalam kurun waktu 12 Agustus sampai 10 September 2016, CV SB telah menerima 1000 ton gula dari Bulog dengan harga Rp 11.500-11.600 per kg.

Read More

Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa pada KPK, di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (8/11), terungkap bahwa ada kongkalikong antara Irman dan Xaveriandy serta Memi.

“Saudara Irman Gusman menyampaikan kepada Dirut Bulog Djarot Kusumayakti bahwa dia merekomendasikan terdakwa (Memi) sebagai teman lamanya yang memiliki CV Semesta Berjaya sebagai pihak yang dapat dipercaya untuk menyalurkan gula impor tersebut,” ujar jaksa.

Djarot mengiyakan sampai akhirnya turunlah kuota untuk CV SB. Selanjutnya, meski Memi sempat melapor bahwa harga gula turun di Sumatera Barat menjadi Rp 11.700 dari Rp 12.100 per kg, namun pada akhirnya dia tetap menyepakati fee Rp 300 per kg kepada Irman.

1.000 Ton gula yang diterima dari order keseluruhan 3.000 ton kemudian disebar atau dijual ke beberapa lokasi. Mulai dari Padang, Medan, hingga Pekanbaru.

Sebanyak 625 ton disalurkan ke daerah Padang, 250 ton ke daerah Medan, dan 125 ton ke daerah Pekanbaru. Untuk daerah Pekanbaru dijual ke 4 toko masing-masing mendapat jatah gula 25-50 ton.

Saat memberikan fee Rp 100 juta kepada Irman di rumah dinas Irman pada 16 September 2016, keduanya keburu ditangkap KPK.(mb/detik)

Related posts