Tantowi Yahya dan Yuddy Chrisnandi Diajukan Jadi Dubes

Metrobatam, Jakarta – Politikus Partai Golkar Tantowi Yahya dan politikus Partai Hanura Yuddy Chrisnandi ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi calon Duta Besar RI untuk negara sahabat. Tantowi dicalonkan untuk menjadi Dubes di Selandia Baru dan Yuddy untuk menjadi Dubes di Ukraina.

Sebagai anggota Komisi I DPR, Tantowi yakin rekan-rekannya di komisi yang membidangi hubungan internasional itu tetap bersikap profesional dalam melakukan fit and proper test terhadap dirinya.

Read More

“Sebelumnya juga ada beberapa nama dari Komisi I DPR juga pernah ada yang pernah menjadi dubes. Saya kira Komisi I bersikap profesional,” ujar Tantowi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/11).

Tantowi mengatakan bahwa dia belum memiliki pengalaman sebagai duta besar. Namun, dia yakin pengalaman selama tujuh tahun di Komisi I dapat memberikannya bekal untuk mengemban tugas nantinya.

“Selama tujuh tahun di Komisi I setidaknya memberikan saya gambaran dengan melakukan kontrol kepada Kementerian Luar Negeri, ditambah interaksi yang intensif. Maupun saat saya melakukan kunjungan ke luar negeri,” papar Tantowi.

Tantowi menegaskan bahwa penunjukan dirinya sebagai duta besar merupakan suatu kehormatan. Dia menambahkan penugasan sebagai duta besar adalah tugas dari Golkar dan harus dijalani sebaik mungkin.

“Jadi ketika menjadi anggota dewan ada dua hal yang kita perjuangkan yaitu konstituen dan parpol, kita milik rakyat dan partai. Penugasan menjadi dubes adalah penugasan parpol, laksana penugasan kepada seorang prajurit. Saya haqqul yakin rakyat memaklumi,” ujar Tantowi.

Soal pengajuan dirinya menjadi duta besar oleh Golkar, dia mengatakan hal itu merupakan hak prerogatif dari ketua umum Golkar. Dia mengatakan ada dua nama yang dipertimbangkan dari Golkar, namun pada akhirnya yang diusulkan adalah Tantowi.

“Ketua umum mempunyai prerogatif, siapa yang dianggap pantas dan mampu. Sebetulnya ada dua nama, saya dan satu nama lagi, tidak usah saya beritahu siapa namanya,” imbuhnya.

Sementara mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN-RB) Yuddy Chrisnandi menyambangi ruang Komisi I DPR. Yuddy tiba di Ruang Komisi I DPR, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (28/11) pukul 12.00 WIB. Dia masih enggan berkomentar banyak saat ditanyakan penunjukan dirinya menjadi duta besar dan maksud kedatangan di Komisi I. “Ya gitulah,” ujar Yuddy singkat.

Sebelumnya, Jokowi menunjuk Yuddy sebagai calon Duta Besar RI untuk Ukraina. Yuddy bersama sejumlah calon dubes lainnya akan segera menjalani fit and proper test di DPR. “Iya calon Dubes Kiev-Ukraina, dalam waktu dekat fit and proper test,” ujar Yuddy , Sabtu (26/11).

Surat pengajuan nama-nama dubes ini sudah diterima oleh DPR. Namun, jadwal uji kepatutan dan kelayakan belum ditentukan hingga saat ini.(mb/detik)

Related posts