Tim Reaksi Cepat TNI AL Bantu Cari Korban TKI yang Tenggelam

Metrobatam, Batam – Tim Reaksi Cepat Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batam dikerahkan untuk mencari korban kapal tenggelam yang mengangkut 93 orang TKI ilegal dari Malaysia menuju Batam.

Dari keterangan korban yang selamat, kapal cepat itu tenggelam setelah menabrak karang di Perairan Tanjung Bamben, Batu Besar, Batam, Rabu (2/11). “Kapal berlayar dari Malaysia pukul 03.40 WIB. Kemudian kapal menabrak karang setelah dihantam badai dan gelombang yang tinggi,” kata Komandan Lantamal Laksamana Pertama TNI S Irawan.

Read More

Irawan mengerahkan seluruh unsur TNI AL yang terdekat seperti Kapal Angkatan Laut Anakonda bergerak membantu pencarian korban yang belum ditemukan. Sementara untuk di darat, anggota Pomal Lanal Batam membantu mengamankan korban yang selamat.

Sampai saat ini tim SAR gabungan dari Tim Reaksi Cepat Lanal Batam, Polres Barelang dan SAR Batam masih terus melaksanakan pencarian. Lanal Batam juga mengerahkan Sea Rider, Patkamla Nipah, dan Patkamla Plampong. “Warga setempat juga masih terus melakukan pencarian,” tegasnya.

Cuaca Buruk
Kapal pengangkut 90 TKI ini diduga tenggelam karena cuaca yang buruk. “Tadi pagi hujan deras disertai angin kencang sekira pukul 04.00 WIB. Mungkin itu yang menyebabkan kapal tenggelam. Anginnya memang kencang tadi pagi,” kata warga Teluk Mata Ikan, Riza, Rabu (2/11).

Menurutnya, akhir-akhir ini cuaca di perairan Batam memang tidak bersahabat. Sering terjadi angin kencang dan hujan lebat malam hari. “Muatan yang lebih juga bisa jadi faktor karam kapal,” ujarnya

Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, pihaknya masih berupaya melakukan pencarian para korban dengan dibantu Pol Air, Dinsos, Satpol Pp, Tim SAR, dan masyarakat sekitar. Sejumlah korban selamat dibawa ke Tanjung Memban Batubesar, Nongsa Batam.

“Sejauh ini sudah di temukan 39 korban yang selamat. Dan sudah dievakuasi di posko Tanjung Bemban,” kata Sam.

Direktur Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Polisi Pol Eko Puji Nugroho mengatakan, petugas masih terus berusaha mencari para korban. “Puluhan korban masih dalam proses penyelamatan dan sebagian telah dievakuasi di bantu masyarakat sekitar,” jelasnya.(mb/okezone)

Related posts