Alat Berat Dikerahkan untuk Evakuasi Korban Gempa 6,4 SR di Aceh

Metrobatam, Pidie Jaya – Sejumlah bangunan roboh akibat gempa bumi berskala 6.4 Skala Richter (SR) di Kabupaten Pidie Jaya, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Alat-alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi para korban yang tertimbun reruntuhan bangunan.

“Sudah…sudah alat berat sudah ada di lokasi,” kata Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi, saat dikonfirmasi pada Rabu (7/12).

Read More

Sedikitnya 18 orang meninggal dunia akibat gempa bumi 6,4 SR yang terjadi sekitar pukul 05.03 WIB. Sejumlah bangunan dan fasilitas umum mengalami kerusakan. Sejumlah bangunan di Kabupaten Pidie Jaya roboh. Akibatnya, satu orang terjebak dalam reruntuhan.

“Kabarnya ada satu orang yang terjebak dalam reruntuhan bangunan toko di Pidie Jaya. Kita sedang cek,” kata Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah Kabupaten Pidie Apriadi.

BPBD Pidie mulai mengarahkan tim ke Pidie Jaya. Alat berat juga mau dikerahkan untuk bantu evakuasi. Tapi kendalanya, BPBD harus berkoordinasi dengan instansi terkait. “Kita tidak punya alat berat sendiri. Padahal ini penting saat darurat begini,” jelas Apriadi.

Menurutnya, pihak BPBD belum mempunyai data kerusakan akibat gempa. Sementara di Kabupaten Pidie belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa.

“Warga di Pidie ramai yang sudah meninggalkan rumah dan mencari tempat aman,” kata Apriadi.

Saat gempa terjadi, listrik padam di Kabupaten Pidie. Warga berhamburan keluar rumah. Hingga kini, sebagian warga masih bertahan di luar rumah.(mb/detik)

Related posts