Brigjen Teddy Divonis Penjara Seumur Hidup, Menko Polhukam: Kita Bersyukur

Metrobatam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyambut baik keputusan Majelis Hakim Pengadilan Militer Tinggi Tingkat II Jakarta yang memvonis Brigadir Jenderal Teddy Hernayadi dengan hukuman penjara seumur hidup.

Teddy diketahui dinyatakan bersalah telah melakukan korupsi senilai USD 12 juta saat masih berpangkat kolonel dan menjabat Kepala Bidang Pelaksana Pembiayaan Kementerian Pertahanan periode 2010-2014.

Read More

Wiranto mengatakan hal ini adalah bukti keseriusan pemerintah dalam memberantas korupsi dan pungutan liar (pungli). “Ya itu bentuk dari keseriusan kita dan kesungguhan kita bahwa pungli itu kita berantas tidak pandang bulu di mana pun. Kita bersyukur,” kata Wiranto di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (1/12).

Ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan adanya pimpinan yang terlibat, Wiranto mengatakan, akan menyerahkan pada lembaga penegak hukum dalam menindaklanjuti. “Ya nanti kita lihat,” ujar dia.

Sebelumnya, vonis hukuman seumur hidup terhadap Teddy dijatuhkan Rabu 30 November 2016. Majelis memutuskan bahwa Teddy telah melakukan serangkaian tindak pidana korupsi anggaran negara yang diperuntukkan membeli alutsista.

Anggaran tersebut disalahgunakan untuk kepentingan pribadinya mencapai USD 12 juta. Vonis majelis hakim jauh lebih berat dari permohonan penuntut militer.

Oditur Militer Brigjen Rachmad Suhartoyo sebelumnya menuntut hakim menghukum Teddy 12 tahun penjara dan membayar uang pengganti yang sudah dikorupsi.(mb/okezone)

Related posts