Pencarian Korban Pesawat Terkendala Kuatnya Arus Bawah Laut

Metrobatam, Jakarta – Pencarian korban pesawat Polri yang jatuh di perairan Kepulauan Riau akan dilanjutkan hari ini. Sejauh ini, sudah 4 kantong jenazah yang ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk diidentifikasi.

“Yang untuk korban masih tetap empat kantong yang isinya bagian-bagian tubuh,” kata Kabasarnas Marsdya FH Bambang Soelistyo saat dihubungi detikcom, Minggu (4/12) malam.

Read More

Soelistyo mengatakan ada 15 kapal laut yang dikerahkan untuk misi pencarian itu ditambah dengan 5 penyelam. Pemantauan udara pun juga dilakukan. Ditambahkannya, kondisi arus bawah laut yang kuat mempengaruhi proses pencari korban.

“Kendala itu biasanya, kalau cuaca rata-rata baik hari ini, hanya arus bawah laut yang cukup kuat, sehingga mempengaruhi penyelamanan (untuk mencari korban),” ujarnya.

Namun begitu, Tim SAR Gabungan sudah berhasil menemukan badan pesawat Skytruck milik Polri tersebut. Badan pesawat sepanjang tiga meter ditemukan di kedalaman 24 meter di bawah laut.

Bambang mengatakan, badan pesawat itu belum diangkat. Tim memfokuskan pencarian korban terlebih dahulu.

“Kita nyari korbannya dulu yang utama. Badan pesawat itu nanti perlu diangkat atau tidak itu prioritas yang terakhir,” ujarnya.

Sementara itu Tim SAR gabungan akan memperluas wilayah pencarian 13 korban jatuhnya pesawat milik Polri di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri). Ada indikasi jasad korban pesawat nahas tersebut sudah bergeser 5 kilometer dari lokasi jatuhnya pesawat.

“Diduga ada pergeseran (para korban) sekitar 5 kilometer dari titik jatuhnya pesawat,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Erlangga kepada detikcom, Senin (5/12).

“Karena itu, wilayah pencarian akan diperluas,” lanjutnya.

Erlangga mengatakan, dari 15 kapal yang dikerahkan untuk proses pencarian korban, hanya 13 kapal yang akan melakukan proses penyisiran hari ini . 2 Kapal lainnya akan digunakan untuk mengevakuasi ekor pesawat yang sudah ditemukan oleh tim.

“Ada 15 kapal yang digunakan, hari ini 2 kapal untuk mengangkat (ekor) pesawat dan sisanya melakukan penyisiran,” ucapnya.

Sejauh ini, Tim SAR gabungan sudah mengevakuasi 4 kantong mayat yang berisi potongan tubuh. 4 kantong mayat itu telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam, Kepri untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Pesawat Skytruck milik Polri yang jatuh di perairan Kabupaten Lingga, Kepri pada Sabtu (3/12) lalu mengangkut 13 orang. Tiga belas orang itu merupakan polisi untuk dirotasi ke sejumlah daerah.(mb/detik)

Related posts