Simpan Sabu 3 Kg di Selangkangan, 4 Warga Bandung Dibekuk di Bandara Kualanamu

Metrobatam, Medan – Sebanyak 4 warga Bandung, Jawa Barat dibekuk di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut). Keempatnya dibekuk setelah kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu seberat 3 kilogram di selangkangannya.

“Keempat pelaku bernama Erwin Rusdiana (29), Dadan Supriyatna (22), Ega Yosanda (25) dan Toro Suntoro (34),” kata Branch Communication and Legal Manager Bandara Kualanamu, Wisnu Budi Setianto kepada detikcom, Senin (5/12).

Read More

Wisnu mengatakan, keempat calon penumpang pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6885 jurusan KNO-CKG ini dibekuk sekitar pukul 08.00 WIB tadi.

“Saat memasuki pemeriksaan melalui Security Check Point 1 di Terminal Keberangkatan, petugas Avsec mengamankan Ega Yosanda karena dicurigai bahwa yang bersangkutan berjalan janggal,” sambungnya.

Petugas yang curiga kemudian dilakukan pemeriksaan badan. Dalam pemeriksaan, petugas menemukan sabu seberat 750 gram di selangkangannya.

“Petugas kemudian melakukan pengembangan berturut-turut dan diamankan ketiga temannya. Setelah dilakukan pemeriksaan badan, ketiga pelaku lainnya ditemukan masing-masing di selangkangannya berupa narkoba jenis sabu. Masing-masing dari mereka didapat 750 gram sabu,” ujar Wisnu.

Dari keempat pelaku yang ditangkap, total sabu yang disita seberat 3 kilogram. Berdasarkan keterangannya, para pelaku mengaku sebagai kurir dan diupah masing-masingnya Rp 15 juta.

“Mereka diupah untuk mengantar sabu tersebut sampai ke Bandung,” terangnya.

Petugas dari Bandara Kualanamu yang mendapati hal tersebut kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian dari Polres Deliserdang untuk proses lebih lanjut.

“Jadi, pengakuan dari keempat pelaku ini, diduga masih ada teman-temannya asal Bandung yang akan melakukan perbuatan yang sama. Penggagalan pengiriman sabu ini merupakan yang ke-20 dalam kurun tahun 2016 di Bandara Kualanamu,” kata Wisnu.

20 Paket Sabu
Sementara di Binjai polisi menangkap pengedar narkoba jenis sabu bernama Hatorangan Sihombing (37), warga Jalan Raimuna 11, komplek Perumahan Berngam Raya, Kelurahan Berngam, Kota Binjai, Sumatera Utara, Senin (5/12). Pria yang akrab dipanggil Kawasaki itu ditangkap anggota Sat Narkoba Polres Binjai saat akan menjual 20 paket sabu di Jalan Kesatria, Kelurahan Satria, Binjai Kota.

Kasat Narkoba AKP Bambang H Tarigan mengatakan, polisi membuat perangkap dengan menyamar sebagai pembeli narkoba. Setiap paket sabu, Kawasaki menjualnya dengan harga Rp150 ribu.

“Berat narkoba yang kami sita dari tangan pelaku seberat 6,78 gram. Ada juga 44 buah plastik klip, timbangan digital, dan 2 sekop dari pipet yang diamankan darinya,” kata AKP Bambang.

Usai mengamankan Kawasaki, polisi menggeledah rumahnya dan menemukan beberapa alat yang berhubungan dengan sabu. “Saat ini, tersangka dan barang bukti yang diamankan sudah dibawa ke Polres untuk diperiksa,” jelasnya.

Sejauh ini polisi sudah mengantongi nama bandar narkoba yang jadi langganan Kawasaki. “Pelaku membeli dari seseorang. Saat ini identitasnya sudah kami tahu. Polisi akan melakukan pengembangan atas kasus ini,” tutupnya.(detik/okezone)

Related posts