Dendam kepada Orangtuanya, Pasutri Culik dan Perkosa Siswi SMA

Metrobatam, Muara Bungo – Diduga punya dendam dengan orangtua korban, Toni (40) dan Robina (26), pasangan suami istri (pasutri) asal Sungai Lilin, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas nekat menculik SR (15), siswi salah satu SMA di desa setempat. SR dibawa pelaku Robina ke TKA, sedangkan Toni suaminya sudah menunggu di persimpangan, tepatnya di KM 35, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi.

Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Afrito M Macan megatakan, korban disekap oleh kedua pelaku di salah satu pondok di dalam kebun. Tidak hanya itu, korban pun sempat dianiaya bahkan diancam akan dibunuh karena mencoba berontak.

Read More

“Saat disekap korban sempat dianiaya sehingga mengalami luka memar dan lecet-lecet di sekujur tubuh,” kata Afrito, Kamis (5/1). Tanpa diketahui Robina, korban sempat beberapa kali disetubuhi oleh Toni.

Pihak kepolisian sektor setempat dibantu keluarga korban dan warga sekitar menemukan korban di kebun di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang.

Saat ini, polisi sudah berhasil mengamankan Robina, sedangkan Toni berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran.

Siswi SD Diperkosa
Sementara aparat Polres Bengkayang menangkap Komarudin (34) warga Dusun Setai Usaha, Desa Sinar Tebudak, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang, karena memperkosa seorang siswi SD kelas VI, berinisial GC (10).

“Pemerkosaan itu terjadi di sebuah kamar Nomor 10 di penginapan Hana, di Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo, Minggu 1 Januari 2017,” kata Kasat Reskrim Polres Bengkayang, AKP NA Kombo saat dihubungi, Kamis (5/1).

Korban GC (10) asal Dusun Setia Darma, Desa Parit Setia, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas.

“Sebelum terjadinya pencabulan, korban, GC bersama Komarudin dibawa oleh Sukartono alias Nonot (saksi) dari Serikin (Malaysia) menuju ke penginapan Hana, sehingga terjadilah kasus pemerkosaan tersebut,” katanya.

Kemudian, sekitar pukul 16.00 WIB Sukartono mendatangi kembali penginapan Hana dengan membawa minuman keras.

“Pada saat itu korban, pelaku (Komarudin) dan Sukartono meminum minuman jenis benson tersebut, setelah minum Sukartono kembali meninggalkan korban dan pelaku di kamar No. 10 tersebut, sekitar pukul 18.00 WIB, pelaku menyetubuhi korbannya,” kata Kombo.

Keesokan harinya sekitar pukul 19.00 WIB korban dan pelaku sempat makan sate di simpang paket Kecamatan Sanggau Ledo.

“Kemudian korban diantar oleh pelaku ke pintu masuk Malaysia dan tiba pada pukul 24.00 waktu Malaysia dan menunggu sampai pintu masuk dibuka, kerena lelah korbanpun tertidur. Keesokan harinya lagi sekira pukul 06.00 waktu Malaysia korban bangun tidur dan melihat tersangka sudah tidak ada, sehingga ia pulang ke rumahnya di Serikin, Malaysia.

Atas perlakuan itu, ibu korban yakni Normalia (33) langsung melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Polsek Sanggau Ledo.

“Saat ini pelaku sudah berhasil kami tangkap. Selain tersangka turut juga diamankan barang bukti terkait kasus pencabulan. Pelaku bila terbukti bersalah, maka akan dikenakan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” tandasnya.(mb/okezone)

Related posts