Kapolda Jabar: Pekan Depan Kemungkinan Besar Habib Rizieq Tersangka

Metrobatam, Jakarta – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Charliyan mengatakan tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, pada Senin pekan depan, kemungkinan besar akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penghinaan terhadap lambang negara.

Menurutnya, peningkatan status Rizieq dari terlapor menjadi tersengka akan ditentukan setelah Polda Jawa Barat melangsungkan gelar perkara ketiga kasus dugaan penodaan dasar negara Pancasila, Senin (30/1).

Read More

“Kemungkinan besar statusnya akan ditingkatkan menjadi tersangka. Ya Senin mungkin,” kata Anton saat ditemui di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Jumat (27/1).

Namun begitu, ia belum bisa menjawab saat ditanya apakah penetapan status Rizieq sebagai tersangka nantinya akan diikuti dengan langkah penahanan. Menurutnya, hal tersebut akan diputuskan oleh penyidik dengan mempertimbangkan apakah Rizieq akan mengulangi perbuatan pidana atau menghilangkan barang bukti.

“Masalah penahanan itu sangat subjektif. Bukan harus, jadi bisa iya bisa tidak,” ucap Anton.

Polisi telah meningkatkan status kasus dugaan penghinaan terhadap lambang negara ke tingkat penyidikan. Surat perintah dimulainya penyidikan ini telah diserahkan ke kejaksaan, namun tanpa penetapan tersangka.

Kasus yang dituduhkan kepada Rizieq di Polda Jawa Barat bermula dari laporan Sukmawati Soekarnoputri. Putri Presiden pertama Indonesia Soekarno itu menuding Rizieq melontarkan kata-kata yang tidak pantas terkait Pancasila.

Ketua Umum Partai Nasional Indonesia Marhaenisme itu melaporkan Rizieq ke Bareskrim Polri, 27 Oktober 2016. Aduannya diterima dalam surat bernomor LP/1077/X/2016/Bareskrim.

Rizieq dilaporkan dengan sangkaan Pasal 154 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penodaan Lambang Negara dan Pasal 310 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik.

Sukmawati mempermasalahkan pernyataan Rizieq yang menyatakan ‘Pancasila Sukarno Ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila Piagam Jakarta Ketuhanan ada di kepala,’ sebagaimana terekam dalam video yang diunggah di YouTube. (mb/cnn indonesia)

Related posts