Marsekal Madya Hadi Tjahjanto, KSAU Termuda Pilihan Jokowi

Metrobatam, Jakarta – Presiden Joko Widodo melantik Marsekal Madya Hadi Tjahjanto menjadi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) di Istana Negara, Rabu (18/1). Hadi akan menggantikan KSAU Marsekal Agus Supriyatna yang memasuki masa pensiun. Hadi Tjahjanto kini menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan.

Hadi berhasil menyingkirkan dua calon KSAU lainnya yang diajukan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Dua calon tersebut adalah Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito (54 tahun) yang kini menjabat wakil gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) dan Marsekal Madya TNI Hadiyan Sumintaatmadja (56 tahun) yang menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara.

Read More

Hadi lahir di Malang, 8 November 1963. Hadi menjadi contoh lanjutan dari gaya Jokowi yang mempromosikan jenderal muda menjadi pemimpin. Hadi saat ini berusia 53 tahun dan merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986.

Batas usia pensin tentara adalah 58 tahun, artinya Hadi masih memiliki sekitar lima tahun masa dinas.

Sebelum Hadi, Jokowi mempromosikan Tito Karnavian menjadi Kapolri saat usianya 52 dua tahun. Tito bahkan merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1987.

Pascalulus dari AAU, Hadi ditugaskan sebagai penerbang di Skadron 4 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur. Ia menjadi pilot pesawat angkut ringan jenis Cassa untuk Operasi Dukungan Udara, SAR terbatas, dan kursus penerbang pesawat angkut.

Ia kemudian ditugaskan menjadi Komandan Flight Ops A Flightlat Skuadron Udara 32 Wing 2 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh yang mengoperasikan pesawat angkut berat.

Pada 2010, Hadi menjadi menjadi Komandan Landasan Udara Adi Sumarmo, Solo. Saat itu, Solo dipimpin oleh Joko Widodo. Setahun di Solo, Hadi terbang ke Badan SAR Nasional menjadi Direktur Operasi dan Latihan dari 2011-2013.

Dua tahun di Basarnas, Hadi kemudian ditunjuk menjadi Kepala Dinas Penerangan TNI AU dan menjadi Komandan Lanud Abdulrachman Saleh.

Ia pun kembali bertemu dengan Jokowi kala ditunjuk menjadi Sekretaris Militer (Sesmil) Presiden. Setelah itu ia ditunjuk menjadi Irjen Kemhan sejak 10 Oktober 2016. Tiga bulan bertugas, Hadi ditunjuk Jokowi menjadi KSAU.

Keputusan itu diatur dalam Keputusan Presiden RI Nomor 2/TNI/2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Udara.

Keppres itu ditandatangani Jokowi kemarin (17/1). Keppres tersebut dibacakan Sekretaris Militer Marsekal Trisno Hendradi dan mulai berlaku sejak ditetapkan.

Di saat yang sama, Jokowi juga menaikkan pangkat Hadi menjadi Marsekal. Hadi kini resmi berbintang empat. Hal itu termaktub dalam Keppres Nomor 3/TNI/2017 tentang Kenaikan Pangkat dalam Golongan Perwira Tinggi TNI. (mb/cnn indonesia)

Related posts