OTT Patrialis Akbar Terkait Permohonan Uji Materi

Mahkamah Konstitusi MK menggelar pemilihan Ketua MK untuk menggantikan Hamdan Zoelva yang habis masa jabatannya. Arief Hidayat terpilih sebagai ketua MK secara musyarawah mufakat menggantikan Hamdan Zoelva yang masa tugasnya berakhir 7 Januari 2015. Arief

Metrobatam, Jakarta – KPK menangkap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar. Penangkapan itu terkait dengan dugaan penyuapan soal uji materi undang-undang.

Informasi yang dihimpun, Patrialis diduga menerima sejumlah uang terkait dengan uji materi suatu undang-undang. Namun belum terang benar uji materi undang-undang apa yang ‘diperdagangkan’ Patrialis.

Read More

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan tentang operasi tangkap tangan (OTT) itu. Agus menyebut ada beberapa pihak yang juga ditangkap selain Patrialis.

“Ada sejumlah pihak yang diamankan saat ini. Terkait dengan lembaga penegak hukum,” ujar Agus saat dimintai konfirmasi, Kamis (26/1/2017).

Terkait dengan OTT itu, Ketua MK Arief Hidayat mendukung upaya OTT yang dilakukan KPK. Namun Arief menyebut OTT itu terkait dengan pribadi dan bukan institusi.

“Itu persoalan pribadi, bukan lembaga. Saya persilakan dan mendukung KPK melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kasus ini, termasuk di MK,” ujar Arief sebelumnya.

Hingga saat ini, KPK belum merilis secara resmi soal OTT itu. Namun, dalam waktu dekat, KPK akan mengungkapnya.

“Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan pada hari ini,” ujar Agus.
(mb/detik)

Related posts