Pelantikan Pejabat Pemprov Riau Malam Hari, Penerangan Pakai Lampu Mobil

Jpeg

Metrobatam, Pekanbaru – Ada hal yang unik saat pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemprov Riau. Saat pelantikan malam hari di Stadion Utama, penerangan acara memakai lampu mobil karena keterbatasan lampu.

Pelantikan ini dilaksanakan Rabu (11/1) dimulai pukul 16.00 WIB. Jumlah pejabat yang akan dilantik mencapai 1.300 orang. Acara sempat terhenti sebentar karena waktu salat magrib.

Read More

Setelah itu, pembacaan satu persatu para pejabat yang akan dilantik kembali dipanggil untuk memasuki di tengah lapangan bola itu dan waktu malam pun tiba.

Panitia menghidupkan genset karena tidak ada aliran listrik PLN. Lampu listrik yang menyalapun hanya ada pada bagian podium utama. Sedangkan pejabat yang akan dilantik berada di tengah lapangan rumput.

Tentulah suasana di lapangan rumput menjadi gelap. Karena kondisinya gelap, akhirnya ada delapan mobil terpaksa dimasukan ke dalam stadion untuk menerangi para pejabat yang akan dilantik Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman. Maka terjadinya pelantikan di tengah penerangan lampu sorot dari mobil.

Acara pelantikan ini baru kali pertama diadakan secara serentak dari satuan 63 dinas yang ada. Padahal, acara ini juga dihadiri Forkompinda seperti, Kapolda Riau, Irjen Zulkarnain, Komandan Korem 031 Wira Bima, Brigjen Nurendi, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau. Malah Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen Lodewyk Pusung juga turut menyaksikan pelantikan tersebut.

Sekalipun pelantikan di bawah sorotan lampu mobil, acara tetap berjalan lancar tanpa ada hambatan. Walau terkesan, panitia tidak mempersiapkan jika pelantikan molor sampai pukul 20.30 WIB.

Dalam acara tersebut, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, menekankan, bahwa tema pelantikan adalah komitmen melaksanakan semangat anti korupsi, integritas wajib ditegakkan dan dijalankan semua hal khususnya pada pelayanan publik.

“ASN Pemprov Riau harus menjadi contoh dan teladan mewujudkan integritas. Jangan ada lagi praktik korupsi pelaksanaan program, proyek di SKPD. Tidak ada tawar menawar, sanksi dan aturan hukum akan dijalankan secara tegas,” kata Andi Rachman sapaan akrab Gubernur Riau itu.(mb/detik)

Related posts