Tanjung Pinggir Sekupang akan Dijadikan Kawasan Investasi Baru

Pantai Tanjung Pinggir

Metrobatam.com, Batam – Kawasan Tanjung Pinggir, Sekupang, Kota Batam, yang berhadapan langsung dengan Singapura akan dijadikan sebagai kawasan investasi baru, diawali pembangunan insfrastruktur pada 2017.

“Peruntukan kawasan Tanjung Pinggir yang berhadapan langsung dengan Singapura itu sebagai kawasan industri dan parawisata,” kata Deputi BP Batam Bidang Perencanaan dan Pembangunan Junino Jahja di Batam, Kamis.

Read More

Wilayah Tanjung Pinggir yang berada pada sisi barat Pulau Batam, kata dia, nantinya akan menjadi salah satu kawasan terpadu di Kota Batam.

“Pengembangan Tanjung Pinggir sebagai kawasan terpadu karena akan dikembangkan berbagai fasilitas parawisata, industri, MICE,” kata dia.

Kawasan tersebut, kata dia, akan dibangun pada lahan sekitar 100 hektare dengan fokus pengembangan di pinggir pantai.

“Sekarang sedang proses tender, termaksud didalamnya untuk DED. Ada beberapa investor yang berminat untuk membangun kawasan terpadu di Tanjung Pinggir,” kata Junino.

Dengan dikembangkannya kawasan tersebut, maka pembangunan investasi di Batam akan semakin merata.

Batam saat ini sudah memiliki kawasan terpadu dan kawasan industri di Mukakuning Sei Beduk, Tanjung Uncang Sagulung, kawasan industri eloktronik di Batam Kota, kawasan MICE di Nagoya dan Jodoh, Lubuk Baja, Pariwisata di Nongsa dan industri di Kabil, Nongsa.

“DED akan diserahkan kepada investor.

Ada beberapa calon investor yang berminat untuk membangun. Salah satu dari Indonesia tapi mungkin nanti mereka akan menggandeng investor luar negeri,” kata dia.

Selama ini wilayah Tanjug Pinggir Sekupang belum begitu berkembang meskipun ada sejumlah perusahaan yang beroperasi.

Kawasan itu kebanyakan masih berupa hutan dan sebagian menjadi lokasi hunian berupa rumah dinas pejabat khususnya di BP Batam.

Mb/Antara

Related posts