Kapolda Riau Instruksikan Tangkap Cukong Perambah Cagar Biosfer

Metrobatam, Bengkalis – Polres Bengkalis, Riau berhasil menangkap satu lagi pelaku perambah hutan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Pelakunya yang diamankan adalah Sulisman yang merupakan orang suruhan.

Sulisman ditangkap di tempat persembunyiannya di dalam kawasan cagar Biosfer Giam Siak Kecil pada Kamis (2/3).

Read More

Dengan tertangkapnya Sulisman, berarti sudah dua orang yang ditangkap sementara tiga rekannya ada dalam hutan saat. Dimana pada 28 Febuari lalu disergap polisi yang dipimpin Kapolda Riau Irjen Zulkarnain.

“Kita masih memburu cukong perambah hutan Cagar Biosfer Giak Siak Kecil,” ucap Kapolres Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono Jumat (3/3/2017).

Sementara itu Kapolda Riau Irjen Zulkarnain meminta anak buahnya segara menangkap cukong perambah. “Saya heran sampai sekarang masih ada juga orang yang merusak hutan. Saya minta cukongnya segera ditangkap,” tegas Kapolda.

Jika perambahan hutan masih terjadi di Cagar Biosfer, Kapolda Riau menyatakan akan turun langsung dan berjanji akan berkantor di kawasan yang dilindungi dunia itu.

Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu memiliki luas 178.722 hektar. Kasawan yang memiliki ragam flora dan fauna langka ini sebelumnya diresmikan oleh UNESCO (United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization) yang merupakan kepanjangan dari PBB untuk bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang merupakan kepanjangan dari Kemen LHK adalah lembaga yang paling bertanggungjawab menjadi Cagar Biosfer.

Sejak didirikan menjadi kawasan konservasi pada tahun 2009, cagar biosfer selalu menjadi sasaran perambahan dan pembakaran. Padahal hutan Giam Kecil yang merupakan zona inti ini dikelilingi oleh kayu akasia milik bos perusahaan terkaya di Indonesia.

Entah mengapa perusahaan yang bergerak dalam Hutan Tanaman Industri (HTI) ini ada perambah bisa masih ke zona inti. Padahal perusahaan pabrik kertas terbesar di asia tenggara ini mimiliki kewajiban untuk melindungi zona inti karena perusahaan pulp and paper inilah yang menginisasi pembentukan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil.(mb/okezone)

Related posts