Ridwan Kamil Jadi Cagub Jawa Barat Pertama yang Penuhi Syarat

Metrobatam, Jakarta – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil atau Emil dan Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum menjadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat pertama yang memenuhi syarat minimal 20 kursi perwakilan di DPRD Jawa Barat.

Diketahui, Emil-Uu baru saja dideklarasikan oleh PPP yang memiliki 9 kursi. Sebelumnya, Emil juga telah diusung oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang memiliki 5 kursi dan Partai Kebangkitan Bangsa yang memiliki 7 kursi (PKB). Totalnya, 21 kursi.

Bacaan Lainnya

“Sangat istimewa karena momentum hari ini menggenapi koalisi syarat untuk maju di pilgub yakni 20 kursi. Berarti saya menjadi calon pertama yang kursinya genap,” kata Emil.

Ketua Umum PPP, Muhammad Romahurmuziy menambahkan apa yang telah disampaikan Emil. Orang yang akrab disapa Romi itu mengaku senang dengan Emil yang telah mendapat dukungan lebih dari 20 kursi DPRD Jawa Barat.

Meski begitu, Romi akan selalu membuka pintu kepada partai lain yang ingin ikut mendukung Emil-Uu. Romi juga mempersilahkan Emil jika memang ada partai lain yang menawarkan calon wakil gubernur. Nantinya PPP akan turut membicarakan kelanjutannya.

“Semakin banyak dukungan dari partai lain, semakin baik untuk pasangan ini,” kata Romi.

Dukungan dari tiga partai itu membuat Emil berada di posisi yang paling aman dibanding calon gubernur Jawa Barat yang lain.

Misalnya jika dibandingkan dengan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Hingga saat ini, pasangan itu baru didukung oleh PKS yang hanya memiliki 12 kursi.

Gerindra memang dikabarkan bakal bersama PKS dalam pilkada 2018 mendatang. Namun, hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Gerindra yg bernada mendukung pasangan yang diusung PKS.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Deddy Mulyadi juga diisukan bakal maju dalam perhelatan pilkada Jawa Barat 2018. Kader Golkar itu sudah kerap menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik. Akan tetapi, partainya sendiri belum mendeklarasikan secara resmi. Bahkan Deddy sendiri belum pasti didukung menjadi calon gubernur atau wakil gubernur oleh Golkar. (mb/cnn indonesia)

Pos terkait