Wiranto Sebut Parpol Tak Bisa Menghindari Masalahnya Sendiri

Metrobatam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, partai politik memiliki obsesi memenangkan pertarungan saat pemilu. Namun figur yang diusung parpol sering kali hanya berdasarkan popularitas di masyarakat tanpa melihat kemampuannya.

Wiranto menyebut masalah tersebut pasti dialami semua partai politik. Namun parpol tidak bisa menghindari persoalan itu karena ada dilema kepentingan di dalamnya.

Bacaan Lainnya

“Ini problem, tapi itu tidak bisa kita hindari, karena keinginan untuk menang begitu luar biasa. Karena kalau kalah, langsung di-delete, hilang dari peredaran,” kata Wiranto di Jakarta, Senin (23/10).

“Saya bicara seperti ini karena saya mantan pimpinan partai politik, dan pasti, enggak usah dibantah, karena betul,” tambahnya.

Mantan Menhankam/Pangab ini mengatakan, parpol memiliki kewajiban untuk melakukan seleksi calon pemimpin, merekrut, memberikan pelatihan, kemudian menyeleksi lagi untuk ikut pemilu. Menurutnya, parpol memiliki peran penting dalam melahirkan figur-figur pemimpin yang akan dipilih masyarakat dalam pemilu.

“Kutub yang paling ujung untuk menentukan baik buruknya pemimpin adalah partai politik sebetulnya,” kata Wiranto.

Meski begitu, Wiranto menilai pilkada merupakan proses demokrasi yang sangat strategis, sebab masyarakat akan menentukan figur yang akan dipilih untuk menjadi pemimpin.

Lihat juga: Pemerintah Petakan Potensi Risiko Pilkada 2018

“Kalau kita salah memilih pemimpin maka akan berisiko pembangunan di daerah akan gagal, tidak berhasil,” ujarnya. (mb/cnn indonesia)

Pos terkait