Artis dan Seniman Dukung Pencalonan Ridwan-Uu

Metrobatam, Bandung – Pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum yang maju di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 menuai banyak dukungan. Kali ini pernyataan dukungan disampaikan pendiri sekaligus pembina Komunitas Panatik Jabar, Mohamad Farhan.

Menurut Farhan, pemberian dukungan oleh Panatik Jabar Juara kepada pasangan Ridwan-Uu didasarkan adanya keinginan dari perwakilan komunitas Panatik Jabar Juara di 12 kota di Jawa Barat, yang menginginkan aspirasi mereka disalurkan melalui pasangan yang didukung koalisi PKB, PPP, Nasdem dan Hanura ini.

Read More

Perwakilan simpul relawan Panatik Jabar Juara tersebar di Kota/Kabupaten Sukabumi, Depok, Bogor, Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Cimahi, Sumedang, Kota/Kab. Cirebon, Majalengka, Tasik dan Pangandaran.

“Dari 12 kota di Jawa Barat yang selama ini menjadi simpul-simpul pertemanan saya, semuanya menyatakan mendukung Rindu (Ridwan-Uu),” kata Farhan, Kamis (8/2).

Penyiar dan MC kenamaan yang pada tahun 2017 kemarin sempat mencalonkan diri sebagai bakal calon wali kota Bandung ini mengaku kepastian dukungan ini, diperoleh saat Farhan berkeliling dan bersilaturahmi dengan Komunitas Panatik yang merupakan bagian dari kegiatan rutinnya sebagai pegiat sosial, budaya dan kreatif.

“Kebanyakan adalah teman-teman saya di daerah yaitu umumnya penggemar olahraga dan seni, dan telah berjejaring sejak 2012,” ungkap Farhan.

Selain Farhan, beberapa sosok juga tergabung dalam komunitas Panatik yakni Heru Joko (bobotoh), Reza Syafrilyan ( tokoh musisi) dan Erwin Moron (tokoh kreatif).

Sebelumnya, pasangan Ridwan-Uu juga telah didukung seniman dan budayawan Aat Suratin. Pria yang akrab disapa Abah Aat ini kini menjadi pembina relawan ‘Jabar Juara’. Aat mengatakan, pada masa kampanye nanti akan melibatkan artis seniman.

“Itu yang belum tahu siapa yang kita ajak. Tapi intinya kampanye kang Emil ingin kampanye berbasis ekosistem,” kata Aat.

Aat menambahkan, pihaknya akan menyesuaikan kebutuhan kampanye di daerah-daerah. “Kita masih menentukan kalau harus melibatkan seniman ya dilihat kondisinya. Disesuaikan juga dengan target kampanye,” ucapnya. (mb/cnn indonesia)

Related posts