Di HUT ke-10 Gerindra, Kader Serukan Prabowo Presiden

Metrobatam, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hadir dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Gerindra.

Berdasarkan pengamatan CNNIndonesia.com, Prabowo yang mengenakan kemeja safari warna kuning gading tiba sekitar pukul 09.10 WIB, Sabtu (10/2), di Kantor DPP, Ragunan, Jakarta Selatan.

Bacaan Lainnya

Kedatangan Prabowo langsung disambut suguhan Tim Drum Band Canka Garuda Yaksa. Prabowo yang turun dari mobil Lexus B 17 GRD langsung berjalan menuju kantor DPP Gerindra tanpa memberikan keterangan.

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) itu disambut sejumlah elit partai saat tiba di depan kantor DPP Gerindra. Para kader Gerindra yang mengenakan kemeja putih terdengar menyerukan Prabowo presiden. “Prabowo presiden, Prabowo presiden,” seru para kader Gerindra.

Prabowo terus berjalan sembari menyalami para kader Gerindra, untuk masuk ke dalam kantor DPP Gerindra.

Dalam acara HUT ke-10 Gerindra ini, telah hadir sejumlah elit partai berlambang kepala burung garuda itu.

Mereka di antaranya, Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani, Wakil Ketua DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Kemudian Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo, Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra Mohamad Taufik dan sejumlah pengurus lainnya. Acara ini juga dihadiri ratusan kader dan simpatisan Gerindra.

Acara hari jadi Gerindra ini juga diisi dengan bazar murah, pengobatan gratis, hingga perlombaan untuk para kader yang hadir. Pembawa acara HUT ke-10 Gerindra juga menyebut Prabowo sebagai calon presiden 2019-2024.

Ubah Nama Jadi ‘Fadli Zono’

Prabowo melontarkan candaan saat memberikan sambutan dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Gerindra, Sabtu (10/2). Prabowo berseloroh nama-nama yang berakhir huruf o bisa menjadi presiden Indonesia.

Prabowo awalnya menyapa satu per satu pengurus dan kader Gerindra yang turut hadir dalam acara tersebut.

Prabowo mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang menyempatkan hadir dalam peringatan hari jadi partai berlambang kepala garuda itu.

Kemudian, mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) itu menyapa anggota Dewan Pembina Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri dan Hasyim Djojohadikusumo, yang juga adik kandung Prabowo.

“Kemudian tokoh kita, anggota dewan Pembina, putri poklamator kita, ibu Rachmawati Soekarnoputri,” kata Prabowo di Kantor DPP Gerindra, Sabtu (10/2).

Prabowo melanjutkan menyapa Wakil Ketua DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, Ketua Harian Gerindra Moekhlas Sidik.

Ketika menyapa Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono, Prabowo memulai candaannya. Dia menyebut Ferry telah memenuhi syarat menjadi presiden Indonesia lantaran namanya berakhiran huruf o.

Prabowo menyatakan, Fadli Zon juga bisa menjadi calon presiden Indonesia, namun namanya harus diubah menjadi Fadli Zono.

“Wakil Ketua Umum, Ferry Juliantono, memenuhi syarat jadi presiden RI, karena ada o-nya. Pak Fadli bisa juga, Fadli Zono,” tutur dia disambut tawa para kader Gerindra.

Mantan calon Presiden 2014 itu pun melanjutkan menyapa satu per satu kadernya. Prabowo kembali melontarkan canda saat memanggil nama anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Asril Tanjung.

“Kemudian anggota DPR RI, Asril Tanjung, enggak ada o-nya, susah jadi presiden,” ujarnya disambut tawa.

Ketua Dewan Pembina Gerindra itu juga berseloroh ketika memanggil Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo. Menurut dia, Edhy ketika turun ke daerah selalu mengaku anak dirinya.

“Saudara Edhy Prabowo, kalo di daerah daerah ngaku anak saya, padahal anak buah,” kata Prabowo yang kembali membuat tawa para kadernya.

Prabowo juga menyapa langsung Ustaz Asrufi ID Sambo, mantan Ketua Presidium 212. Prabowo kemudian melanjutkan sambutannya. Dia masih memberikan pidatonya di acara HUT ke-10 Gerindra. (mb/cnn indonesia)

Pos terkait