Sekjen Parpol Koalisi Ikut Jokowi Tanggalkan Baju Kotak-kotak

Metrobatam, Jakarta – Sembilan sekretaris jenderal partai koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) mengenalkan atribut baru berupa kaos berkerah (polo shirt) berwarna putih untuk persiapkan pilpres 2019.

Dalam polo shirt itu, tertulis nama Jokowi dengan huruf kapital berwarna merah dan sembilan logo sembilan partai politik koalisi pendukung mantan Wali Kota Solo tersebut.

Read More

“Ini tampilan baru kami menyesuaikan dengan suasana kebatinan Presiden yang suka baju putih, makanya kami pakai baju putih semua dengan tulisan tegas kokoh yaitu Jokowi. Kemudian di bawahnya ada (logo) parpol yang mengusung,” kata Hasto.

Pada pilpres 2014, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla melanjutkan tradisi kemeja kotak-kotak yang telah dikenalkan dalam kampanye di Pilgub 2012. Namun atribut ini berubah dengan kemeja atau kaus putih yang kerap digunakan Jokowi.

Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding menyatakan kaos putih berkerah yang dipamerkan usai pertemuan sembilan sekjen parpol sebagai pertanda solidnya koalisi pendukung Jokowi.

“Hal itu menunjukan kesembilan partai itu serius dan dipastikan akan mengusung Jokowi sebagai capres. Karena itu, dalam pertemuan hari ini, semua partai sepakat untuk memastikan dukungan dan menuangkannya dalam polo shirt tersebut,” kata Karding.

Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari juga sebelumnya menyatakan bahwa Jokowi berpeluang tidak akan kembali mengenakan kemeja kotak-kotak sebagai ‘seragam’ di Pemilu 2019 2019.

Kemeja kotak-kotak identik Jokowi sejak menang di Pilkada DKI Jakarta 2012 saat berpasangan dengan Basuki T. Purnama alias Ahok. Kemudian, saat bertarung bersama Jusuf Kalla pada Pilpres 2014, Jokowi menggunakan busana kemeja putih dengan bagian lengan dilipat sebagai simbol bekerja.

Eva mengatakan kemeja putih dan celana hitam sudah menjadi identitas Jokowi sebagai presiden dalam empat tahun terakhir. Apalagi, sambungnya, kemeja putih dengan lengan setengah digulung, sudah pas dan sesuai dengan prinsip Jokowi yaitu: Kerja, kerja, dan kerja. (mb/detik)

Related posts