Ya’atulo Gulo SE,SH,MSi dan Arota Lase A.Md Kandindat Kuat Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Nias 2020

Metrobatam.com, Nias – Kandidat Bakal Calon Bupati Nias Yaatulo Gulo mengatakan, penggunaan Dana Desa disebut kerap tidak sinkron dengan program pembangunan yang dilakukan pemerintah kabupaten telah menyebabkan infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan dana desa tidak berfungsi optimal.

“Jika saya mendapat amanah memimpin Kabupaten Nias pada Pilkada 2020, maka saya akan mensinkronkan program penggunaan dana desa dengan pembangunan yang disusun pemerintah kabupaten,” kata Yaatulo Gulo kepada wartawan seusai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Kantor DPW Partai Perindo Sumut, di Medan, Selasa (3/12/2019) malam.

Bacaan Lainnya

Yaatulo yang berlatar belakang profesional atau praktisi itu mengungkapkan, fakta yang ditemukan di lapangan, ada jalan desa yang didanai dana desa dibangun tanpa melalui kajian mendalam. Akibatnya, setelah selesai dibangun, ruas jalan dimaksud tidak nyambung dengan ruas jalan yang dibangun pemerintah khususnya pemerintah kabupaten Nias

Menurut Yaatulo, program mengoptimalkan sinkronisasi penggunaan Dana Desa dengan pembangunan kabupaten akan membuat proses pembangunan di perdesaan semakin cepat. Dirincikannya, Kabupaten Nias yang terdiri dari 10 kecamatan dan 170 desa.

Ia menegaskan akan menetapkan sektor pertanian menjadi andalan dalam membangun Kabupaten Nias. Salah satu langkah yang dilakukan adalah akan menerapkan musim tanam serentak menggunakan Bibit unggul plus menjamin ketersediaan pupuk bagi petani.

Dia menjelaskan, tidak ada opsi mujarab untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Nias selain sektor pertanian yang sangat dominan dalam menopang kehidupan warga di sana.

“Pemerintah harus hadir membantu petani di Kabupaten Nias yang masih bertani tradisional,” ujar Yaatulo .

Lebih lanjut dijelaskannya, pada masa lampau, Nias merupakan lumbung pangan beras bagi Kepulauan Nias. Tetapi predikat itu sudah redup pada beberapa waktu terakhir. Yaatulo pun optimis, dengan sentuhan pemerintah melalui otoritas terkait akan mampu mendongkrak produktivitas pertanian Kabupaten Nias.

Sektor lain yang akan dibenahi dalam memajukan Nias adalah sektor pendidikan. Sebab, sumber daya manusia di Kabupaten Nias masih minim.

(Desman Telaumnanua)

Pos terkait