oleh

Musibah Kebakaran kembali Terjadi di Kabupaten Agam

-Agam, Nasional, Sumbar-3.869 views

Metrobatam.com, Agam – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Agam, kali ini Sebuah rumah yang juga warung kopi milik Mak Suan, St Rumah Panjang (72 tahun)  yang terletak di Simpang Panji, Jorong Koto Malintang, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang. Kabupaten Agam, Sumatera Barat hangus akibat kebakaran, Sabtu (6/2/21) pukul 16:30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran di Simpang Panji itu itu tetapi kerugian material diperkirakan senilai Rp.40 juta.

Informasi yang diperoleh awak media di lokasi dari anak pemilik rumah, Victor mengatakan, api muncul dari tengah rumah dan langsung membesar, warga segera memadamkan api dan menghubungi Damkar.

“Puluhan warga yang sedang duduk di warung kopi berhamburan ke rumah tersebut dan membantu memadamkan api dengan berbagai cara,” ujarnya.

Kemudian, tim Damkar Agam menurunkan 3 armada pemadam, dibantu 1 armada Damkar Bukittinggi tiba di lokasi bersama warga memadamkan Api.

Dari Pantauan dari awak media di lokasi Kebakaran, Berkat kesigapan warga dan Damkar yang cepat tiba di lokasi, bangunan utama rumah itu pun selamat dari kobaran api.

Sehingga selamatlah rumah dan warung Kopi tersebut dari jilatan api, meski bagian tengah rumah serta isinya ludes terbakar.

Ruang yang Ludes terbakar (Foto: kaba12)

Kabid Linjamsos Dinsos Kabupaten Agam, Arfi Yunanda mengatakan, musibah kebakaran di Simpang Panji Jorong Koto Malintang, Nagari Koto Tangah itu terjadi Sabtu sore, sekitar pukul.16.30 WIB, yang menghanguskan rumah  dan warung Kopi.

“Dampak kebakaran itu, menghanguskan rumah dan warung kopi berikut isinya dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp.40 juta, ” sampai saat ini, pihak berwajib masih menyelidiki sumber api pemicu kebakaran tersebut,” ungkapnya.

“Sementara untuk proses pemadaman kebakaran, tim Damkar kabupaten Agam terpaksa menurunkan 3 Armada pemadam, dibantu 1 Armada Damkar  Kota Bukittinggi, sehingga api bisa cepat diisolasi, sehingga tidak menjalar ke lokasi lain,” pungkas Arfi Yunanda.

(Basa/And)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed