Tokoh Masyarakat Kritik Proyek Pembangunan Polder di Sei Jang

Tokoh Masyarakat Syaiful Bahri.
banner 468x60

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Proyek pembangunan Polder penanggulangan banjir yang dikerjakan di malam hari di Jalan Sei Jang mendapat kritikan dari salah satu Tokoh Masyarakat Syaiful Bahri.

Kritikan yang disampaikan Mantan Anggota DPRD Kota dua periode ini bukan tidak beralasan. Kritikan disampaikan karena adanya aduan dan keluhan warga yang disampaikan kepadanya.

Bacaan Lainnya

“Sebelum proyek ini berjalan memang benar sudah disosialisasikan bersama pemerintah daerah dan juga para tokoh masyarakat dan saya juga hadir.” paparnya.

Lanjut Syaiful. Wajar warga datang kepada saya menyampaikan keluhan mereka kepada saya karena saya hadir dalam sosialisasi tersebut.

“Tidak ada dalam sosialisasi tersebut bicara kompensasi seperti pemberitaan sebelumnya mengatakan warga sempat menghentikan aktifitas proyek penimbunan.” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut ia dan beberapa tokoh masyarakat menyampaikan sekiranya pelaksanaan nantinya perdayakan warga mereka untuk dipekerjakan dan Alhamdulillah terpenuhi.

“Penggunaan lori besar itu yang menjadi keluhan mereka selain tanah yang berserakan. Karena ketika lori tersebut lewat menimbulkan getaran yang kuat.” terangnya.

Tentunya ini harus menjadi perhatian pelaksana proyek karena daerah disinikan bekas tanah timbunan rawa dan bakau. Tentunya ada efeknya bila menggunakan lori yang besar.

“Jangan ada pembicaraan untung ruginya dalam pelaksanaan proyek ini. Tentunya sudah dikalkulasikan semuanya yang dituangkan dalam tender tersebut.” tambahnya.

Masih kata Syaiful. Kita tahu pagu anggaran yang dilelangkan dan berapa penawaran yang dimasukkan pemenang tender berapa.

“Jadi, jangan ada kata rugi bila dalam pekerjaan tersebut mendapatkan complain harus menyiram jalan karena tanah yang berserakan dan haeus, jalani aja sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat bersama.” pungkasnya.

(boedi)

Pos terkait