Rumah 2 Tokoh Adat di Agam Diteror Bom Molotov, Kasusnya Belum Terungkap Hingga Saat Ini

Metrobatam.com, Agam – Kasus Teror bom molotov yang membakar 2 unit Rumah yang dilakukan orang tidak dikenal, di Agam Rabu (31/3) dini hari lalu, yaitu rumah Aprianto, Spd.M.M. Datuak Tan Majolelo, di jorong Sago kenagarian Manggopoh dan satu unit Mobil Kijang LGX milik Ir.H.Khaidir, Datuak Palimo Dirajo, di Simpang lV jorong Surabayo, Lubukbasung, kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kedua korban tersebut adalah Ninik Mamak Nagari Bawan sampai saat ini belum terungkap.

Terkait persoalan itu, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bawan, Adrian Agus, Datuak Kando Marajo mengatakan, kita bersama kalangan ninik mamak Bawan, berharap, kasus ini bisa segera terungkap, dan para pelaku dijatuhi sangsi hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Saat bertemu awak media, Minggu (18/4/21), Ketua KAN Bawan itu, mengaku optimis, pihak kepolisian dengan berbagai dukungan perangkat canggih saat ini, serta dengan personil yang professional dan mumpuni di bidangnya, bisa segera mengungkap tabir kasus tersebut.

Lanjut, A.Dt.Kando Marajo, mengatakan, ini sudah tidak bisa ditolerir lagi, pasalnya Teror ini sudah mengancam Keselamatan nyawa Dua orang Ninik Mamak yang tergabung dalam KAN Bawan, dan Keluarganya, dan ini sudah menjurus pada Aksi Kriminal Luar Biasa, yang boleh kita sebut “Teroris” Datuak Kando, mengakhiri.

Desakan itu juga muncul dari anak Kemanakan dan Pusako Ninik Mamak Nagari Bawan, salah seorang Pusako Datuak Majolelo Basa mengatakan, kami berharap Pihak Polres Agam, segera menindak lanjuti Penyelidikan Kasus ini sebagai mana mestinya, dan tidak hanya sekedar menemukan Pelaku.

“Juga dapat segera membekuk Aktor Intelektual di balik Aksi Pembakaran Rumah Dua orang Ninik Mamak Nagari Bawan, tidak peduli siapapun itu oknumnya, ” tegasnya.

“Kami sangat berharap, kasus itu bisa segera terungkap, dan para pelaku diberi sanksi berat sesuai aturan hukum yang berlaku. Dan kami yakin, pihak kepolisian akan segera mengungkap tabir kasus tersebut,“ Sebut, N.I.Dt.  Panduko Basa.

(basa)

Pos terkait