Putusan PN Gunungsitoli Atas Praperadilan Kasus Pencurian Satu Unit Mobil Fortuner dan Motor Vario, Dinyatakan Prematur

METROBATAM.COM | Gunungsitoli – Pelaksanaan Sidang Putusan Praperadilan atas kasus pencurian satu unit mobil Fortuner dengan nomor polisi BK 1240 AAV warna hitam dan satu unit motor Vario dengan nomor polisi BB 5894 TH Putih yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Gunungsitoli yang dituduhkan terhadap tersangka  No : K/50 A/ lV/ RES 1.8/2021/Reskrim tanggal 26 April 2021. atas nama Olina Halawa dan Elvin Warisman Telaumbanua yang telah ditetapkan tersangka oleh Polres Nias dinyatakan oleh Hakim tunggal Pengadilan Negeri Gunungsitoli atas nama Fadel perdamaian Bate,e SH dalam putusannya mengatakan bahwa Penetapan tersangka sangat terburu-buru atau prematur, yang dibacakan di Ruangan sidang, Senin 24 Mei 2021.

“Pertama puji syukur ya, hari ini bisa dibacakan putusan, dan kita patut mengapresiasi putusan hakim tunggal yang mengabulkan permohonan kita sebagian yang mana pada intinya bahwa dasar pelapor tidak mempunyai legal standing untuk melaporkan ini karena tidak ada hubungan keluarga. jadi sudah jelas bahwa permohonan kita ini dikabulkan karena tidak memiliki dua alat bukti. kedua adalah kita sudah mengajukan permohonan gugatan perdata di pengadilan sebelum penetapan tersangka, jadi itulah pertimbangan hakim tadi bahwa pihak termohon terlalu terburu-buru untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka atau masih belum sempurna atau prematur. jadi itu pertimbangan hakim dalam mengabulkan permohonan kita.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, “Setelah ada putusan  yang inkrah dan kita berharap bahwa status dari pada klien kami juga hilang tidak lagi menjadi tersangka dan mobil serta sepeda motor wajib dikembalikan oleh pihak termohon,” ucap syukur kasieli Hulu SH MH yang didampingi oleh Analisman Zalukhu SH dan Soziduhu Gea SH sebagai Pengacara Pemohon.

Di tempat yang sama, Yaminuddin Laoli  SH yang merupakan Pengacara termohon  mengatakan, bahwa putusan sidang hari ini kita hargai dan kita hormati, ucapnya kepada media ini.

Dermawan Halawa Salah satu keluarga pemohon mengatakan, pertama sebagai keluarga kami sangat berterima kasih kepada Tuhan Yang maha esa dan juga kepada Pak hakim yang telah membacakan putusan praperadilan pada hari ini, dan kami sangat bersyukur bahwa apa yang menjadi gugatan kami selama ini terkabulkan sebagian. itu artinya bahwa penetapan tersangka terhadap saudara kami Olina Halawa dan Elvin warisman Telaumbanua dapat dibuktikan hari ini bahwa penetapan sebagai tersangka itu masih terlalu cepat atau masih belum kuat atau prematur. sehingga dengan putusan hari ini dapat berkekuatan hukum.

“Dengan demikian bahwa penetapan tersangka terhadap saudara kami oleh itu dianggap gugur. dan harapan kami dengan adanya putusan pengadilan pada hari ini kedua belah pihak, baik dari Polres maupun kami sebagai penggugat saling menghargai putusan pengadilan yang telah dibacakan pada hari ini, dan juga keputusan hari ini dapat dilaksanakan”. ucapnya mengakhiri.

DZ

Pos terkait