Masyarakat Keluhkan Pelayanan, Ini Tanggapan Kepala Puskesmas Palupuh

Kepala Puskesmas Palupuh, Dr.Geri Satria Putra

METROBATAM.COM. AGAM – Terkait dengan berita di Media Sosial  tentang pelayanan terhadap pasien yang terjadi di Puskesmas Palupuh, Agam, Sumbar, pada Rabu, 26 Mei 2021 jam 03:30 WIB.

Kenedi paman pasien menjelaskan kronologinya, Kemenakannya Anak Balita mengalami damam tinggi, kemudian  dilarikan ke Puskesmas Palupuh, Sampai di Puskesmas pintu UGD tertutup, diketuk hingga keluar pak Yosudarso (satpam). Kemudian Yos membangunkan Bidan yang saat itu sedang Piket.

Bacaan Lainnya

“Bidan dari Puskesmas Palupuh Bangun, dengan wajah yang agak kusam, serta berbicara kurang enak didengar dengan nada Tinggi,” ucap Kenedi.

“Awalnya pertanyaan seperti biasa apa keluhan, sajak kapan mulai Demam (tapi nada dan pandangan tidak enak dilihat,” ujar Kenedi.

Kemudian, Bidan Puskesmas Palupuh menanyakan, “Sudah dalam perjalanan jauh ya”? Jangan berbohong..! Kata Bidan, kemudian Bidan Puskesmas menyuruh balita tersebut untuk ditimbang, dan melanjutkan pemeriksaan Pasien

“Setelah selesai berobat, Ibu pasien membayar obat dengan Pecahan Rp.100 ribu, namun Bidan tersebut tidak mempunyai kembalian uang, dan sembari berucap kepada ibu Balita tadi, kenapa uang besar yang dikasih, padahal biayanya hanya Rp.15.000, akhirnya ibu Balita tersebut memberikan uang dengan pecahan Rp.15.000, dengan beruarai Air mata Ibu Balita, keluar dari Puskesmas, dan Bidan Puskesmas mengatakan kalau awak butuh tu elok-elok lah ka urang, (kalau kita butuh sama orang baik baik sama orang), ucap Bidan Puskesmas. dengan nada ketus.,” ungkap Kenedi

Saat dikonfimasi awak media ke Kepala Puskesmas Palupuh, Dr. Geri Satria Putra, membenarkan kejadian tersebut, yang terjadi pada tanggal 26 Mei, bulan lalu, karena pada saat itu Kabupaten Agam dalam zona Merah.

“Kita hanya mewaspadai penyebaran dari Covid 19 itu sebabnya, Bidan Puskesmas menanyakan dari mana, dan sebagainya,” terang Geri,

“Bidan Puskesmas melihat pada anak  Balita tersebut mengalami gejala demam tinggi, tapi setelah diperiksa Allhamdulillah anak ini tidak apa-apa,” ungkap Geri.

“Pihak Puskesmas Palupuh, bersedia melakukan mediasi dengan keluarga Pasien, dengan waktu dekat ini,” sebut Geri,

“Agar masalah ini cepat selesai, kami akan mengundang keluarga pasien ke Puskesmas, sebenarnya sesudah peristiwa itu kita bersama Anggota DPRD Agam, Dt Manjuang juga akan melakukan mediasi dengan keluarga pasien, namun karena kesibukan beliau, mediasi ini diundur, hingga beredar  luas lagi di media Sosial,” pungkas Dr.Geri. (basa)

Pos terkait