150 Prajurit Lanud RHF Jalani Tes Samapta Jasmani

Keterangan gambar: Prajurit Lanud RHF melakukan lari menempuh waktu selama 12 menit saat mengikuti tes Samapta Jasmani di lapangan Mako Lanud Raja Haji Fisabilillah, Jalan Adi Sucipto, Nomor KM 12, Pinang Kencana, Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Jumat (26/11/2021). Foto/Pen Lanud RHF

METROBATAM.COM, TANJUNGPINANG – Prajurit Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Raja Haji Fisabilillah melaksanakan tes Kesamaptaan Jasmani Semester II Tahun Ajaran (T.A) 2021. Kegiatan itu dilaksanakan di lapangan Markas Komando (Mako) Lanud Raja Haji Fisabilillah, Jalan Adi Sucipto, Nomor KM 12, Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kegiatan yang dipantau langsung Komandan Pangkalan Angkatan Udara (Danlanud) RHF Tanjungpinang, Kolonel Penerbang (Pnb) A. Donie P, pada Jumat (26/11/2021) itu, tujuannya ialah untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan serta kesegaran jasmani para prajurit Lanud RHF.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan Samapta ini bertujuan untuk membina dan meningkatkan fisik serta kemampuan prajurit guna menunjang pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Udara (AU),” kata Kolonel Pnb A. Donie dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/11/2021).

Pelaksanakan tersebut diikuti oleh seluruh personel Lanud RHF dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan total sebanyak 150 prajurit. Kegiatan diawali pengecekan personel yang akan melaksanakan tes Samapta, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan tahap awal yakni mengukur tekanan darah (tensi), denyut nadi, tinggi dan berat oleh satuan kesehatan (Satkes) Lanud RHF.

Kepala Seksi Pembinaan Jasmani (Kasibinjas) Lanud RHF, dan juga selaku kordinator kegiatan, Kapten Kesehatan (Kes) Agus Sumanto, mengatakan, kegiatan itu dilakukan secara berkala untuk mengukur dan mengetahui kemampuan jasmani prajurit setiap enam (6) bulan sekali.

“Dengan melakukan tes samapta ini, kita dapat meneliti apakah kondisi prajurit meningkat atau sebaliknya menurun. Apabila jasmani prajurit meningkat, tentunya harus dipertahankan, akan tetapi apabila menurun, perlu diadakan pembinaan fisik secara ekstra,” ujarnya.

Adapun tes Samapta meliputi dua (2) kategori yakni tes Samapta A dengan lari menempuh waktu selama 12 menit dan tes Samapta B meliputi pull-up, sit-up, push-up, kemudian shuttle run. Sementara penilaian disesuaikan berdasarkan kategori umur dan waktu yang didapat.

(Ilh4m)

Pos terkait