Sudah Beroperasi, PT.Antasena Tambang Makmur Diduga Belum Menyelesaikan Izin Pertambangan

aktifitas pengolahan untuk pupuk dolomit, pertambangan batu kapur dolomit di duga belum memiliki izin tambang serta izin amdal

METROBATAM.COM, AGAM – PT.Antasena Tambang Makmur yang terletak di Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang bergerak di bidang pertambangan Batu Kapur Dolomit diduga belum memiliki izin tambang serta izinĀ  Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) tetapi sudah memulai aktifitas pengolahan untuk pupuk Dolomit.

Sebelumnya PT ini bernama Cv.Bukit Ayu Lestari ini yang sudah vakum beberapa tahun, sekarang sudah beroperasi kembali setelah dipindah tangankan kepada pemilik yang baru, hal ini terungkap dari informasi dariĀ  warga dan dibenarkan oleh Wali Nagari Koto Rantang, Novri Agus Partawijaya. Jumat (13/10/2023).

Saat dikonfirmasi kepada Wali nagari Koto Rantang, ia menyebutkan, bahwa benar saat ini PT Antasena Tambang Makmur akan memulai aktifitas pertambangan, karena waktu yang lampau pemiliknya meminta surat rekomendasi untuk kelengkapan administrasi, namun kami belum datang ke lokasi bahwa pertambangan tersebut sudah dimulai, karena ada tugas di luar, nanti saya akan cek ke lokasi tambang.

Lebih lanjut Kevin, pemilik tambang Batu Kapur dolomit ini saat hubungi belum memberikan keterangan dan masih berada di PKU.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) penting dilakukan,

Sementara dengan telah dimulainya penambangan tersebut PT Antasena Tambang Makmur diduga telah mengangkangi aturan yang berlaku di Republik Indonesia, karena di dalam UU sudah ditetapkan bagi pengusaha untuk meninjau Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), sebelum pelaksanaan operasional tambang. (basa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *