Sosialisasikan BIA Tahun 2024, Sekda Batam Tegaskan Perangkat Daerah Wajib Miliki Satu Inovasi

METROBATAM.COM, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melakukan sosialisasi Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Lomba Inovasi Kota Batam 2024 di ruang rapat Hang Nadim Lantai IV, Senin, (19/02/2024).

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. membuka secara resmi Sosialisasi yang diselenggarakan oleh  Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Kota Batam.

Berdasarkan Peraturan Wali Kota Batam Nomor 176 Tahun 2022 tentang Makmal Inovasi Daerah Pasal 20 ayat (1) bahwa Wali Kota dapat memberikan penghargaan dan dukungan kepada Perangkat Daerah, Kecamatan/Kelurahan, UPT dan ASN yang berhasil menciptakan inovasi daerah yang Inovatif. Pada Batam Inovation Award Tahun 2024 ini menurutnya ada 6 kategori lomba.

“Atas nama Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi¬† mengucapkan terimakasih kepada Bapelitbangda yang sudah menaja kegiatan ini. Bicara inovasi, Batam Alhamdulillah berada diperingkat ke 2 pada penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2023 lalu. Inovasi ini sangat penting dan bukan hanya sekedar penghargaan saja, tapi bagaimana menciptakan inovasi untuk melayani masyarakat,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Dalam rangka BIA Tahun 2024 Jefridin menegaskan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Batam membuat satu inovasi. Ia berpesan agar Perangkat Daerah semangat dalam membuat inovasi ini. Inovasi dibuat bagaimana memberikan pelayanan lebih cepat, efisien dan efektif kepada masyarakat. Mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Batam ini berharap pada tahun 2024 ini seluruh Perangkat Daerah, UPTD, Camat, Lurah, Sekolah dapat mengirimkan inovasi sehingga pada tahun ini ada 300 inovasi.

“Di tahun 2023 terdapat 173 inovasi sesuai dengan Keputusan Wali Kota Batam Nomor 454 Tahun 2023 tentang Penetapan Nama-nama Inovasi Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Batam. Harapannya jika seluruh Perangkat Daerah, Camat, Lurah, UPTD dan sekolah membuat inovasi maka akan ada lebih dari 300 inovasi di tahun ini,” sebut Jefridin mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Dijelaskannya bawa setiap inovasi yang dilaporkan ditindaklanjuti dengan melengkapi data dukung sesuai indikator yang telah ditentukan. Untuk itu kepada seluruh Perangkat Daerah, Kecamatan, Kelurahan, Sekolah dan UPT mengirimkan nama PIC kepada Bapelitbangda sebagai Koordinator Inovasi daerah dan ditetapkan dengan SK Wali Kota.

“Sebagai daerah yang berbatasan dengan negara tetangga dan sebagai daerah maju maka harus memiliki inovasi. Perangkat Daeeah harus semangat dalam menciptakan inovasi di lingkungan kerjanya,” ujarnya memotivasi.

Kepala Bapelitbangda Kota Batam, Dalina Nopilawati menyampaikan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104, Pasal 20 ayat (1) Pemerintah Daerah provinsi dan kabupaten/kota dapat memberikan penghargaan dan/atau insentif kepada anggota dewan perwakilan rakyat daerah, perangkat daerah, badan layanan umum daerah, badan usaha milik daerah, aparatur sipil negara dan masyarakat yang berhasil menerapkan Inovasi.

Ia menuturkan ada empat tahapan dalam penilaian BIA Tahun 2024. Tahapan pertama, melakukan penjaringan peserta yang akan dilaksanakan pada 13 Februari sampai dengan 6 Mei 2024. Tahap ke dua merupakan tahap seleksi dan penetapan nominator dari tiap-tiap kategori yang akan berlangsung pada tanggal 7 sampai 23 Mei 2024. Tahap ketiga merupakan tahap penjurian dan Penetapan Pemenang masing-masing kategori yang akan mulai dilakukan pada tanggal 24 Mei sampai dengan 03 Juni 2024. Dan tahap keempat, pengumuman dan acara penganugerahan Pemenang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada Minggu ke III di bulan Juni 2024.

“Sesuai Pedoman Umum Indeks Inovasi Daerah Tahun 2023, satu inovasi daerah yang dikirim bernilai 0,38. Dengan demikian semakin banyak inovasi yang dikirimkan nilai Indeks Inovasi Daerah (IID) juga akan semakin tinggi. Dengan nilai maksimal 76 (200 inovasi). Diungkapkannya bahwa pada Tahun 2023, Tim Teknis Bapelitbang memilih sebanyak 17 inovasi yang dikirim. Pemilihan berdasarkan kelengkapan data dukung yang diminta dengan skor kematangan minimal 79,” pungkas Dalina Nopilawati. (*)

Pos terkait