IDI Sumbar Gelar Muswil 2025, Wasekjend PB IDI Tegaskan Peran Konstitusional IDI Jaga Etika dan Kompetensi Dokter

PADANG, METROBATAM.COM Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumatera Barat menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) IDI 2025 pada Minggu (18/1/2026). Muswil ini menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat wilayah untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan periode 2022–2025, merumuskan program kerja, serta memilih kepemimpinan IDI Sumatera Barat periode 2025–2028.

Muswil diikuti oleh perwakilan dari 18 IDI Cabang se-Sumatera Barat serta seluruh perhimpunan dan kesejawatan dokter dari berbagai disiplin ilmu. Ketua Panitia Pelaksana Muswil, Dr. Rahmat Taufik, SpB(K) Onk.MH, menyampaikan bahwa tingginya partisipasi peserta mencerminkan soliditas organisasi dan komitmen bersama untuk memperkuat IDI sebagai satu-satunya wadah profesi dokter.
Muswil secara resmi dibuka oleh Wakil Sekretaris Jenderal PB IDI, Dr. Fakhrurrozi, MH.Kes, yang juga menyampaikan materi bertema “Peran IDI dalam Menjaga Integritas dan Kompetensi Profesi Kedokteran”. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa IDI merupakan organisasi profesi tunggal yang sah secara hukum dan konstitusional, serta memiliki peran strategis dalam pembinaan etika, disiplin, dan kompetensi dokter.

Menurutnya, IDI menjalankan tanggung jawab tersebut melalui penegakan kode etik kedokteran, penerapan standar profesi dan standar pelayanan, pendidikan kedokteran berkelanjutan, serta penguatan peran kolegium sebagai penjaga keilmuan dan kompetensi dokter. Ia menekankan bahwa keseimbangan antara etika, disiplin profesi, dan hukum merupakan fondasi utama dalam menjaga keluhuran profesi kedokteran.

Dalam konteks Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Wasekjend PB IDI menegaskan bahwa meskipun terjadi perubahan regulasi, IDI tetap memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk menjaga marwah profesi, memberikan perlindungan hukum bagi dokter yang bekerja sesuai standar dan etika, serta menjamin keselamatan dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Sumatera Barat, DR. Dr. Roni Eka Sahputra, SpOT, Subsp O.T.B(K), menegaskan pentingnya soliditas dokter dalam satu wadah organisasi. Ia mengajak seluruh dokter untuk tetap menjaga persatuan dan profesionalisme dalam menghadapi dinamika kebijakan dan tantangan sistem kesehatan ke depan.

Muswil IDI Sumatera Barat 2025 juga membahas laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, merumuskan rekomendasi strategis organisasi, serta menetapkan kepemimpinan baru. Pada puncak Muswil, DR. Dr. Roni Eka Sahputra kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IDI Wilayah Sumatera Barat periode 2025–2028, DR. dr Yevri Zulfikar, SpB, SpU (K), M. Kes sebagai Ketua MKEK (Majelis Kehormatan Etik Kedokteran) IDI wilayah Sumatera Barat, dan dr. Akmal M hanif , SpPD K-KV, MARS, FINASIM sebagai Ketua MPPK (Majelis Pengembangan Pelayanan Keprofesian) IDI Wilayah Sumatera Barat.

(Basa)
.

Pos terkait