CANDUANG, AGAM, METROBATAM.COM – Anggota DPR RI Komisi XI, Ade Rizki Pratama, menghadiri kegiatan Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang digelar di Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.
Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi masyarakat terkait keamanan pangan, pengawasan obat dan makanan, serta pentingnya mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Plt. Kepala Balai Besar POM di Padang, Elyunaida, S.Si., Apt., M.Farm, Kepala BPOM di Payakumbuh yang diwakili oleh Hilda, S.Farm., Apt, Anggota DPRD Kabupaten Agam Fraksi Partai Gerindra Masriko Andri Dt Rajo Endah, Ketua PAC Gerindra Kecamatan Canduang Arius Khatib, Camat Canduang Ridwan, S.STP., M.M, Kapolsek Ampek Angkek Canduang IPTU Imtaska, Danramil Ampek Angkek Canduang Letda Arm Sudirman, Kepala KUA Kecamatan Canduang Wahyu Hidayat, Kepala Puskesmas Lasi Rita Oktavia, SKM., MKM, Plt. Wali Nagari Canduang Koto Laweh Muhammad Januar, Wali Nagari Lasi Adrizal Gindo Sutan, serta Wali Nagari Bukik Batabuah Firdaus.
Dalam sambutannya, Ade Rizki Pratama menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan menekan angka stunting di Indonesia.
Menurutnya, apabila masyarakat menemukan pelaksanaan program MBG yang tidak sesuai standar, baik dari segi kualitas makanan, kebersihan, maupun mekanisme distribusinya, maka masyarakat diminta untuk segera melaporkannya kepada pemerintah setempat agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Program MBG ini merupakan program untuk rakyat. Tujuannya sangat jelas, yakni meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan mengurangi angka stunting. Karena itu, jika ada pelaksanaan yang tidak sesuai standar, masyarakat jangan ragu untuk melaporkannya kepada pemerintah setempat agar segera diperbaiki,” ujar Ade Rizki Pratama.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam melakukan pengawasan sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
Sementara itu, Plt. Kepala Balai Besar POM di Padang, Elyunaida, menjelaskan bahwa BPOM terus memperkuat pengawasan terhadap peredaran obat-obatan, makanan, dan produk kesehatan lainnya guna melindungi masyarakat dari produk yang tidak memenuhi standar keamanan, mutu, dan manfaat.
Menurut Elyunaida, saat ini BPOM bersama berbagai pihak terus melakukan penertiban terhadap peredaran obat-obatan ilegal maupun produk yang tidak memiliki izin edar resmi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh produk kesehatan yang aman dan berkualitas.
Perwakilan BPOM Payakumbuh, Hilda, S.Farm., Apt., juga mengingatkan masyarakat agar lebih teliti sebelum membeli obat ataupun produk kesehatan. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kemasan, label, izin edar, dan masa kedaluwarsa sebelum menggunakan suatu produk.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Canduang Ridwan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi KIE tersebut. Menurutnya, edukasi yang diberikan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keamanan pangan, penggunaan obat yang benar, serta pentingnya mendukung program kesehatan pemerintah.
Anggota DPRD Kabupaten Agam, Masriko Andri Dt Rajo Endah, juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPOM, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan berbagai program yang dijalankan.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusias. Para peserta mendapatkan berbagai informasi terkait keamanan obat dan makanan, pencegahan stunting, serta mekanisme pengawasan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG. Diskusi dan tanya jawab yang berlangsung menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap isu kesehatan dan keamanan pangan.
Melalui kegiatan Sosialisasi KIE ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Canduang semakin memahami pentingnya mengonsumsi produk yang aman, mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting, serta aktif berperan dalam pengawasan berbagai program yang dijalankan demi terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
(Basa)














