METROBATAM.COM, BATAM – Masyarakat Kecamatan Lubukbaja menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra atas berbagai program pembangunan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama para Ketua RT, Ketua RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Lubukbaja yang berlangsung di Hotel AP Premier, Batuampar, Senin (13/7/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi wadah dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mengevaluasi pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kota Batam.
Dalam kesempatan itu, Tokoh Masyarakat Lubukbaja, Zulkifli Ismail, mengungkapkan bahwa salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya oleh warga adalah penanganan krisis air bersih di kawasan Tanjunguma.
Menurutnya, Pemerintah Kota Batam bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki saat masyarakat mengalami kesulitan memperoleh pasokan air.
Selain itu, percepatan pembangunan jaringan pipa menuju Tanjunguma yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini juga menjadi solusi jangka panjang yang sangat dinantikan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas respons cepat Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Bantuan mobil tangki segera hadir ketika masyarakat mengalami kesulitan air bersih. Kami juga mendapat informasi bahwa pembangunan jaringan pipa menuju Tanjunguma sedang dipercepat dan ditargetkan selesai akhir tahun ini. Ini merupakan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain persoalan air bersih, warga juga mengapresiasi kemajuan penyelesaian sertifikasi Kampung Tua seluas sekitar 22 hektare, yang dinilai menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas lahan yang ditempati masyarakat.
Apresiasi serupa disampaikan tokoh masyarakat lainnya, Suyatno, yang menilai kepemimpinan Amsakar dan Li Claudia ditandai dengan kehadiran langsung di tengah masyarakat.
Menurutnya, keduanya tidak segan melakukan inspeksi hingga malam hari untuk memastikan kondisi fasilitas umum dan keamanan lingkungan tetap terjaga.
Dalam dialog tersebut, warga juga berharap Pemerintah Kota Batam segera menangani sejumlah titik rawan longsor di wilayah Lubukbaja guna mengurangi risiko bencana, terutama saat musim hujan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah, masyarakat menyatakan komitmennya untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan kondusivitas lingkungan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Batam.
Ia memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah diminta bergerak cepat menindaklanjuti setiap persoalan yang disampaikan masyarakat melalui RT maupun RW.
“Apa yang sudah kami janjikan kepada bapak dan ibu, insyaallah akan kami tunaikan. Memang ada beberapa hal yang membutuhkan proses, tetapi seluruhnya akan kami kerjakan secara bertahap sesuai kemampuan pemerintah,” kata Amsakar.
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga memaparkan sejumlah program prioritas yang telah direalisasikan pemerintah, salah satunya pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta.
Program tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memperluas akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat Batam.
Selain itu, Pemerintah Kota Batam juga memberikan beasiswa penuh kepada puluhan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, termasuk yang berasal dari wilayah hinterland, agar dapat melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi.
Di sektor perlindungan sosial, pemerintah terus memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, seperti pengemudi ojek, penambang pancung, pengemudi becak, dan berbagai profesi informal lainnya.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap peran masyarakat dalam mendukung pembangunan, Pemerintah Kota Batam juga telah menyalurkan insentif kepada 24.348 perangkat masyarakat, yang meliputi Ketua RT, Ketua RW, imam masjid, guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Melalui forum silaturahmi tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap komunikasi dengan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kemajuan Kota Batam.














