NATUNA, METROBATAM.COM – Kabar gembira datang dari ujung utara Kepulauan Riau. Proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Terpadu 32 Natuna akhirnya memasuki babak penentuan. Setelah semua persiapan dirampungkan, pembangunan gedung sekolahnya tinggal menunggu waktu pelaksanaan.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan menegaskan, Pemkab Natuna tidak main-main mengawal proyek strategis nasional ini. Dukungan diberikan penuh, dari awal sampai akhir.
“Kita kawal dari awal sampai akhir, SR ini sangat kita perlukan di Natuna untuk mengakselerasi pembangunan SDM kita,” kata Bupati Cen di tempat kerjanya, Kamis (5/11/2026).
Pernyataan itu bukan sekadar janji. Saat ini, Pemkab Natuna sudah menuntaskan pekerjaan rumah yang paling krusial, yakni penyiapan lahan dan seluruh unsur pendukungnya.
“Lahan seluas 14 hektare sudah kita siapkan, begitu juga syarat-syaratnya yang lain sudah kita lengkapi. Akhir tahun ini pembangunan gedungnya tinggal dimulai saja,” ujar Bupati Cen.
Lahan Sudah Aman, Tinggal Bangun
Kepastian yang sama disampaikan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Natuna, Agus Supardi. Menurutnya, tidak ada lagi persoalan lahan yang bisa menghambat proyek ini.
“Lahan sudah aman, land clearing sudah tidak ada masalah,” kata Agus Supardi.
Ia memastikan, infrastruktur dasar lainnya juga sudah disiapkan Pemkab Natuna, mulai dari jalan akses hingga ketersediaan air bersih.
Air Bersih Disiasati dengan Sumur Bor
Satu hal yang menjadi perhatian khusus adalah pasokan air bersih. Agus mengakui, kekuatan PDAM saat ini masih belum bisa diandalkan sepenuhnya. Karena itu, Pemkab Natuna menyiapkan opsi lain.
“Kita membuat opsi lain dengan cara menyiapkan beberapa sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih SR,” paparnya.
Dengan semua persiapan itu, Agus memastikan pembangunan fisik sekolah tersebut sudah bisa langsung dimulai begitu memasuki kalender kerja yang telah ditentukan.
“Intinya gedung SR tinggal dibangun saja. Semuanya sudah kita siapkan,” ujar Agus Supardi.
Bagi Natuna, SR Terpadu 32 bukan sekadar gedung sekolah baru. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan daerah perbatasan.
Sekolah ini diharapkan menjadi akselerator pembangunan sumber daya manusia (SDM) Natuna, membuka akses pendidikan yang lebih layak, terpadu, dan berdaya saing bagi anak-anak Natuna, tanpa harus meninggalkan kampung halaman mereka.
Kini, masyarakat Natuna tinggal menunggu satu momen: berdirinya gedung SR Terpadu 32 yang akan menjadi tonggak baru pendidikan di kabupaten terluar ini. (**)














