Sekolah Polisi Negara (SPN) Tanjungbatu Buka Pendaftaran

Metrobatam.com, Tanjungbatu – Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian meninjau persiapan Sekolah Polisi Negara (SPN) Tanjungbatu, Kundur untuk penerimaan calon bintara polisi di Kepri, Kamis (21/4). Gedung bekas Airud Polda Riau itu terus dibenahi. Kalau tidak ada aral melintang, akan mulai beroperasi pada Agustus atau setelah lebaran Idul Fitri mendatang.

Kapolda menyebut, kondisi bangunan itu masih harus terus dibenahi. Saat ini kondisinya masih 50 persen. Hanya saja, dia menyebut seiring pembenahan gedung, maka penerimaan pendaftaran peserta didik bisa dimulai. Untuk periode pertama, SPN Tanjungbatu akan menerima peserta didik sebanyak 150 orang dan akan ada cadangan peserta didik 150 orang lagi.

Read More

“Kalau persiapan secara fisik memang baru sekitar 50 persen. Memang anggaran yang ada berbasis kinerja, sehingga kita masih menunggu anggaran ditahun 2017. Tetapi ada beberapa pihak yang nanti akan membantu akselerasi dan Polda pun siap mengasistensi untuk tahun 2016 ini bisa berjalan program pendidikan periode pertama,” katanya.

Ketika SPN Tanjungbatu beroperasi, maka dalam setahun akan ada 36 pelatihan, termasuk pembentukan bintara sebanyak satu kali. Untuk sementara, personil yang disiagakan saat ini baru ada 15 orang dan nantinya akan ada sekitar 80 sampai 100 orang yang secara bertahap dikirim untuk ditempatkan di SPN Tanjungbatu.

Kata Kapolda, personel yang 15 orang tersebut sebagai pioner dulu dalam mempersiapkan studi kelayakannya. Diuji coba prolap ini, nanti baru dilengkapi semuanya. Semua komponen masyarakat termasuk pemerintah, harus siap membantu kekurangan yang ada. Dari Polda juga dinyatakan siap untuk segera membentuk terwujudnya SPN, sebagaimana cita-cita masyarakat Kepri untuk memiliki SPN Kepri ini.

Dia menilai, ke depan manfaat SPN sangat banyak sekali, bisa digunakan untuk pelatihan-pelatihan pra jabatan, termasuk dari unsur pemerintahan yang ingin melaksanakan pelatihan seperti dari Kecamatan maupun Kabupaten, atau dalam kegiatan Pamong Praja serta dapat dimanfaatkan dalam pelatihan sekuriti termasuk pelatihan generasi muda dan sebagainya.

“Perekonomian masyarakat disini juga akan hidup. Tidak perlu pakai program mendatangkan wisatawan pun saya pikir, dengan sendirinya akan ramai disini. Dari siswa dan orang tua serta keluarganya saja hampir seribu orang. Pastinya losmen, hotel, rumah makan dan ojek akan terus berkembang serta kebagian berkahnya dan akan terus hidup,” jelasnya.

Sementara, Bupati Karimun Aunur Rafiq yang turut serta mendampingi Kapolda Kepri mengaku keberadaan SPN Tanjungbatu menjadi harapan masyarakat Kundur akan perkembangan daerah yang semakin maju.

“Dulu SPN ini memang bekas Airud Polda Riau yang telah diserahterimakan ke Polda Kepri, sebelum jadi Airud dulunya pertama kali adalah tempat Brimob, saya tahu persis karena tanah disini bersempadan dengan tanah bapak saya. Apa lagi dekat dengan SD tempat saya dulu bersekolah. Jadi saya tahu persis kondisi pada waktu itu sebelum menjadi milik Polda Kepri,” kata Rafiq.

Untuk itu katanya lagi, keberadaan SPN hendaknya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. Yang nantinya akan membeirkan berbagai macam perkembangan yang sangat baik, sebagaimana yang disampaikan Kapolda Kepri bahwa tingkat keramaian di Tanjungbatu akan semakin meningkat menyusul dibukanya SPN Tanjungbatu oleh Polda Kepri.

“Semua akan kebagian dampaknya, mulai dari rumah makan, hotel, ojek dan banyak lagi. Mari sama-sama kita dukung agar segera terwujud,” ucapnya mengakhiri.

Sumber: Haluankepri.com

Related posts